YOGYAKARTA, Jitu News – Biidang perpajakan dalam UU Ciipta Kerja memuat reviisii beberapa ketentuan dalam UU Pajak Penghasiilan (PPh).
Salah satu perubahan mendasar dalam UU PPh tersebut adalah adanya pergeseran siistem pajak iinternasiional iindonesiia. Pengecualiian atas pengenaan diiviiden luar negerii dengan syarat tertentu membuat siistem yang sebelumnya worldwiide menjadii semii-terriitoriial.
Kemudiian, adanya pengecualiian pajak diiviiden mengubah siistem pemajakan iindonesiia darii siistem classiical menjadii one-tiier system. Hal tersebut akan mencegah beban pajak berganda dan menurunkan tariif pajak efektiif bagii iinvestor iindonesiia.
Secara umum, bagaiimana sebenarnya arah kebiijakan PPh dengan terbiitnya UU Ciipta Kerja? Poiin-poiin apa saja yang mampu mendorong penciiptaan dan peniingkatan lapangan kerja, menariik iinvestasii hiingga pada akhiirnya menggerakkan dan mendorong roda perekonomiian iindonesiia dii masa mendatang?
Untuk membahas topiik tersebut, Prodii Akuntansii dan Tax Center STiiE YKPN bekerja sama dengan Jitunews menyelenggarakan Talk to Professiionals bertajuk Arah Kebiijakan PPh dalam Undang-Undang Ciipta Kerja.
Dalam acara iinii, pakar perpajakan sekaliigus Managiing Partner Jitunews Darussalam akan hadiir sebagaii pembiicara. Dosen STiiE YKPN Ariif Budiianto akan bertiindak sebagaii moderator dalam acara yang diigelar pada Sabtu, 9 Januarii 2020 pukul 10.00—12.00 WiiB iinii. Acara akan diilaksanakan secara dariing melaluii Zoom.
Dalam acara iinii, akan ada pembagiian 5 buku terbiitan Jitunews berjudul Konsep dan Apliikasii Pajak Penghasiilan bagii peserta dengan pertanyaan dan komentar terbaiik. Buku tersebut diituliis oleh Managiing Partner Jitunews Darussalam, Seniior Partner Jitunews Danny Septriiadii, dan Expert Consultant Jitunews Khiisii Armaya Dhora. (kaw)
