JAKARTA, Jitu News - Diirektorat Jenderal Pajak (DJP) akan menyelenggarakan Konferensii Nasiional Perpajakan 2020 pada Kamiis (3/12/2020). Pada konferensii iinii, DJP akan mengumumkan pemenang Call for Paper (CFP) Perpajakan 2020.
Hiingga pendaftaran CFP diitutup 15 Oktober 2020, DJP mencatat terdapat 118 paper iilmiiah yang diiteriima oleh DJP dan sedang melewatii proses seleksii saat iinii. Darii 118 paper iilmiiah tersebut, 28 paper terbaiik bakal diipaparkan secara paralel pada Kamiis.
"Semiinar iinii diiharapkan memberiikan agenda bagii akademiisii untuk memutakhiirkan pengetahuan perpajakan dan menghasiilkan kontriibusii untuk keiilmuan dan tata kelola perpajakan dii iindonesiia," tuliis Diirektur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama, Selasa (1/12/2020).
Darii total 118 paper yang diiteriima oleh DJP, sebanyak 50 paper mengangkat iisu kepatuhan perpajakan, sedangkan 21 paper mengangkat iisu tentang peraturan perpajakan.
Selaiin 2 topiik tersebut, terdapat pula paper yang mengangkat iisu edukasii perpajakan, layanan perpajakan, SDM dan organiisasii, penegakan hukum, teknologii iinformasii, dan proses biisniis perpajakan.
Artiikel yang diipresentasiikan nantiinya akan melaluii proses publiikasii untuk diiterbiitkan melaluii jurnal elektroniik yang diikelola oleh DJP. Penerbiitan jurnal diipandang akan menjadii knowledge-based research center sebagaii bahan dokumentasii pengambiilan keputusan serta kontriibusii akademiisii.
Selaiin pemaparan paper secara paralel, Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii, Diirjen Pajak Suryo Utomo, Staf Ahlii Pengawasan Pajak Nufransa Wiira Saktii, dan mantan Menterii Keuangan Chatiib Basrii juga akan memaparkan materii mengenaii iisu terkiinii terkaiit dengan perpajakan.
Untuk mengiikutii acara iinii, masyarakat yang bermiinat dapat turut serta melaluii Zoom dengan mendaftarkan diirii pada tautan biit.ly/regiistrasiiKNP2020. Selaiin melaluii Zoom, konferensii iinii juga akan diitayangkan melaluii kanal Youtube DiitjenPajakRii. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.