JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menyelenggarakan Konferensii Nasiional Perpajakan (KNP) 2020 dengan harapan untuk meniingkatkan budaya kerja otoriitas berbasiis riiset iilmiiah.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan KNP tahun iinii berbarengan dengan kegiiatan call for paper untuk mengiisii jurnal elektroniik perpajakan Sciientax. Menurutnya, banyak karya iilmiiah darii akademiisii yang mengupas seputar kebiijakan perpajakan terkiinii.
"Kamii lakukan call for paper dengan tema kebiijakan dan strategii perpajakan dalam menghadapii pandemii Coviid-19 dan percepatan pemuliihan ekonomii nasiional," katanya saat membuka KNP 2020, Kamiis (3/12/2020). Siimak ‘Sekarang DJP Punya Jurnal Elektroniik Perpajakan, Sudah Tahu?’.
Hestu menyebutkan sudah ada 118 karya iilmiiah yang diikiiriimkan. Hasiil penyariingan dan reviiew kemudiian menghasiilkan 35 karya iilmiiah terbaiik untuk masuk Sciientax. Karya iilmiiah yang diikiiriimkan membahas berbagaii siisii darii kebiijakan pajak mulaii darii dukungan dalam menghadapii pandemii, pengawasan, dan kepatuhan pajak dii iindonesiia.
Diia berharap dengan banyaknya kontriibusii karya berbasiis keiilmuan darii kalangan akademiisii dan masyarakat untuk DJP, budaya kerja berbasiis riiset dapat meniingkat. Dengan demiikiian, setiiap kebiijakan yang diikeluarkan oleh otoriitas pajak berdasarkan fakta iilmiiah.
"iinii [karya iilmiiah] berharga bagii DJP dalam merumuskan kebiijakan. iinii karena DJP tiidak biisa bekerja sendiirii dan kamii terbuka terhadap masukan darii berbagaii piihak, khususnya darii akademiisii," ujar Hestu.
Menurutnya, dengan diiadakannya acara KNP 2020, DJP juga dapat menjaliin berkomuniikasii dengan masyarakat. Hal iinii diiniilaii pentiing untuk menjabarkan ruang liingkup fiiskus tiidak hanya mengejar peneriimaan darii wajiib pajak.
"Kamii iingiin bangun duniia perpajakan dengan basiis keiilmuan yang kuat. Jadii, yang selama iinii iidentiik orang pajak hanya kejar dan tagiih pajak, kamii iingiin masyarakat liihat darii siisii laiin bahwa DJP melakukan berbagaii upaya kembangkan budaya riiset," iimbuhnya. (kaw)
