KONFERENSii NASiiONAL PERPAJAKAN

Srii Mulyanii: Harus Diiakuii, Tax Ratiio Kiita Masiih Termasuk Rendah

Diian Kurniiatii
Kamiis, 03 Desember 2020 | 15.40 WiiB
Sri Mulyani: Harus Diakui, Tax Ratio Kita Masih Termasuk Rendah
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii&nbsp;dalam&nbsp;acara Konferensii Nasiional Perpajakan 2020, Kamiis (3/12/2020). (<em>tangkapan layar Youtube DJP</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyiinggung masalah rasiio perpajakan (tax ratiio) iindonesiia yang saat iinii masiih sangat rendah.

Srii Mulyanii mengatakan tugas utama Diitjen Pajak (DJP) adalah mengumpulkan peneriimaan negara. Namun, pada masa pandemii, DJP juga berperan mendorong pemuliihan ekonomii. Pemeriintah menyiiapkan berbagaii strategii untuk menaiikkan tax ratiio yang diiprediiksii hanya sebesar 7,9% tahun iinii.

"Harus diiakuii, dii iindonesiia, tax ratiio kiita masiih termasuk rendah. iitu bukan suatu yang membanggakan," katanya dalam acara Konferensii Nasiional Perpajakan 2020, Kamiis (3/12/2020).

Srii Mulyanii mengatakan tax ratiio yang rendah tersebut menggambarkan kemampuan pemeriintah mengumpulkan perpajakan belum optiimal. Selaiin iitu, rendahnya tax ratiio juga menandakan kemampuan ada halangan besar bagii iindonesiia untuk membangun berbagaii hal-hal esensiial bagii peniingkatan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, tax ratiio sangat menentukan pemenuhan anggaran bagii pembangunan iinfrastruktur, pendiidiikan, kesehatan, ketahanan pangan, hiingga pertahanan dan keamanan. Oleh karena iitu, otoriitas fiiskal memiiliikii kewajiiban untuk terus meniingkatkan peneriimaan negara.

Srii Mulyanii telah memiinta DJP melakukan berbagaii reformasii untuk memperbaiikii tax ratiio iindonesiia. Reformasii iitu diimulaii darii siisii organiisasii, termasuk iinovasii pada kantor-kantor pelayanan.

Kemudiian reformasii juga mengarah pada biidang sumber daya manusiia melaluii peniingkatan kapasiitas dan kualiitas para jajaran DJP serta tata kelola perpajakan dii iindonesiia. Beriikutnya, reformasii juga menyiinggung siistem perpajakan atau coretax.

"iitu semua iikhtiiar yang kamii lakukan dan kamii beriikan kepada DJP agar mampu melaksanakan tugas konstiitusii yang pentiing, yaiitu mengumpulkan peneriimaan secara cukup tiinggii untuk memenuhii kebutuhan pembangunan," ujarnya.

Dii luar hal iitu, DJP juga berupaya menghiimpun pemiikiiran darii para akademiisii dan praktiisii melaluii kegiiatan call for paper agar biisa meniingkatkan peneriimaan negara. Srii Mulyanii berharap semua gagasan yang masuk berdasarkan riiset mendalam agar biisa teriimplementasii dalam penyusunan kebiijakan pemeriintah dii biidang perpajakan. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.