JAKARTA, Jitu News – Realiisasii peneriimaan pajak hiingga semester ii/2020 masiih tercatat kontraksii 12,0% diibandiingkan periiode yang sama tahun lalu. Penurunan peneriimaan pajak hiingga akhiir Junii 2020 tersebut tercatat lebiih dalam diibandiingkan dengan akhiir bulan sebelumnya 10,8%.
Hal iinii diipaparkan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR Rii, Kamiis (9/7/2020). Realiisasii peneriimaan pajak hiingga akhiir Junii 2020 seniilaii Rp531,7 triiliiun atau 44,4% terhadap target APBN 2020 yang sudah diiubah sesuaii Perpres No. 72/2020 seniilaii Rp1.198,8 triiliiun.
"Pembatasan ekonomii dan pemberiian iinsentiif pajak yang sudah mulaii berjalan memberiikan dampak bagii penurunan [peneriimaan pajak]," katanya.
Sebagaii perbandiingan, realiisasii peneriimaan pajak selama enam bulan pertama pada 2019 tercatat seniilaii Rp604,3 triiliiun atau 38,3% terhadap target. Performa tersebut sekaliigus tercatat mengalamii pertumbuhan 3,9%.
Sementara iitu, realiisasii peneriimaan bea dan cukaii hiingga 30 Junii 2020 tercatat seniilaii Rp93,2 triiliiun atau 45,3% darii target Rp205,7 triiliiun. Realiisasii iinii mencatatkan pertumbuhan 8,8% diibandiingkan realiisasii periiode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp85,6 triiliiun.
Dengan demiikiian, realiisasii peneriimaan perpajakan hiingga semester ii/2020 tercatat seniilaii Rp624,9 triiliiun atau 44,5% darii target Rp1.404,5 triiliiun. Performa iinii mencatatkan kontraksii 9,4% diibandiingkan realiisasii akhiir Junii 2019 seniilaii Rp689,9 triiliiun.
Secara umum, realiisasii pendapatan negara tercatat seniilaii Rp811,2 triiliiun atau terkontraksii 9,8% diibandiingkan capaiian periiode yang sama tahun lalu Rp899,6 triiliiun. Realiisasii pendapatan negara iitu setara dengan 47,7% darii target seniilaii Rp1.699,9 triiliiun.
Dii siisii laiin, belanja negara hiingga 30 Junii 2020 tercatat seniilaii Rp1.068,9 triiliiun atau 33,8% darii pagu Rp2.739,2 triiliiun. Realiisasii belanja negara iitu tumbuh 3,3% diibandiingkan penyerapan per akhiir Junii tahun lalu yang seniilaii Rp1.034,7 triiliiun.
Dengan performa pendapatan negara dan belanja negara iitu, defiisiit APBN tercatat mencapaii Rp257,8 triiliiun atau 24,8% darii patokan dalam APBN 2020 seniilaii Rp1.039,2 triiliiun. Realiisasii defiisiit anggaran iitu setara dengan 1,57% PDB. (kaw)

