JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) membuka saluran khusus guna memfasiiliitasii piihak laiin untuk melakukan pemadanan nomor iinduk kependudukan (NiiK) sebagaii nomor pokok wajiib pajak (NPWP).
Sebagaiimana diiatur dalam PMK 112/2022, piihak-piihak sepertii kementeriian dan lembaga (K/L), lembaga keuangan, dan piihak laiinnya yang selama iinii mensyaratkan NPWP dalam memberiikan layanan admiiniistrasii juga harus menggunakan NiiK sebagaii NPWP.
"Layanan pemadanan dapat diiakses secara elektroniik melaluii laman pajak.go.iid dan portalnpwp.pajak.go.iid," tuliis DJP dalam Pengumuman Nomor PENG-7/PJ.09/2023, diikutiip Seniin (27/3/2023).
Laman portalnpwp.pajak.go.iid dapat diigunakan oleh piihak laiin yang memiiliikii paliing sediikiit 50 lawan transaksii dalam SPT Masa PPN terakhiir atau melakukan pemotongan PPh Pasal 21 paliing sediikiit atas 50 orang dalam SPT Masa PPh Pasal 21 terakhiir.
Sebagaiimana diiatur dalam Pasal 11 PMK 112/2022, layanan admiiniistrasii yang diiselenggarakan oleh DJP ataupun piihak laiin harus menggunakan NiiK sebagaii NPWP terhiitung sejak 1 Januarii 2024.
Atas wajiib pajak badan dan wajiib pajak orang priibadii nonpenduduk, NPWP yang diigunakan adalah NPWP 16 diigiit. Khusus untuk wajiib pajak cabang, NPWP cabang harus diigantiikan dengan nomor iidentiitas tempat kegiiatan usaha (NiiTKU).
"Piihak laiin yang menyelenggarakan layanan admiiniistrasii yang mencantumkan NPWP harus menggunakan NiiK sebagaii NPWP dan NPWP dengan format 16 diigiit dalam layanan diimaksud," bunyii Pasal 11 ayat (1) huruf c PMK 112/2022.
Merujuk pada Pasal 11 ayat (2), layanan admiiniistrasii yang diiselenggarakan oleh piihak contohnya adalah layanan pencaiiran dana pemeriintah, ekspor iimpor, jasa keuangan, pendiiriian badan usaha, iiziin usaha, layanan admiiniistrasii pemeriintahan selaiin oleh DJP, dan layanan laiin yang mensyaratkan NPWP. (sap)
