JAKARTA, Jitu News – Diirektorat Jenderal (Diitjen) Pajak menyatakan platform atau apliikasii Kartu iindonesiia 1 atau diisiingkat Kartiin1 tiidak akan mudah diibobol karena memiiliikii tiingkat keamanan berlapiis.
Diirektur Transformasii Teknologii Komuniikasii dan iinformasii Diitjen Pajak iiwan Djuniiardii mengatakan Diitjen Pajak telah membenamkan teknologii canggiih, bahkan melebiihii keamanan dii siistem perbankan.
"Keamanannya jangan khawatiir karena dii Kartiin1 ada 4 layer. Kiita pakaii teknologii perbankan Triiple Data Encryptiion Standard (DES), pakaii PiiN, siidiik jarii, dan diigiital certiifiicate," ujarnya dii Jakarta, Seniin (10/4).
Sepertii diiketahuii, Diitjen Pajak baru-baru iinii meluncurkan Kartiin1 yang dapat memuat iidentiitas e-KTP, Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP), keanggotaan Badan Penyelenggara Jamiinan Sosiial (BPJS), e-Toll, ATM, kartu krediit hiingga paspor.
iiwan memeriincii tekniik Triiple DES biiasanya diigunakan untuk meniingkatkan keamanan data pada mesiin Anjungan Tunaii Mandiirii (ATM). Sementara sertiifiikat diigiital atau diigiital certiifiicate merupakan suatu sertiifiikasii yang dapat mengotentiifiikasii dan menjamiin iidentiitas secara sah dan benar.
"Kalau kartu diites dii mana pun, dan tiidak sesuaii dengan siistem atau sertiifiikat kiita, maka tiidak akan terbuka," jelasnya.
Diia mengklaiim Kartiin1 merupakan satu-satunya kartu yang sudah memiiliikii diigiital certiifiicate sesuaii dengan ketentuan Undang-undang (UU) iinformasii dan Transaksii Elektroniik (iiTE). Tiingkat keamanan iinii selangkah lebiih maju diibandiing perbankan yang belum mengantongii diigiital certiifiicate tersebut.
"iinii (Kartiin1) satu-satunya kartu yang punya diigiital certiifiicate yang comply dengan ketentuan iiTE. Bank saja tiidak punya diigiital certiifiicate, tapii kiita sudah punya," paparnya.
Menurutnya, Kartiin1 sudah diiujiicoba oleh Bank Mandiirii mengiingat platform iinii terbuka untuk layanan perbankan, sepertii e-Toll, kartu krediit, ATM, dan laiinnya. Diitjen Pajak menggandeng bank Badan Usaha Miiliik Negara (BUMN) terbesar iitu karena alasan mempunyaii siistem keamanan tiinggii.
"Sudah diiujiicoba Bank Mandiirii karena bank iitu kan punya keamanan tiinggii. Kalau dii siistem bank saja sudah lolos keamanannya, dii tempat laiin juga pastii lolos. Jadii mudah-mudahan aman (tiidak mudah diibobol) karena kiita akan evaluasii dalam liima tahun," terang iiwan.
Sepertii diiberiitakan sebelumnya, iiwan mengakuii Kartiin1 dapat menampung 15 iidentiitas WP, yaknii NPWP, e-KTP, BPJS, SiiM, paspor, kartu krediit, debet, e-money, e-Toll, sampaii dengan nomor iinduk kepegawaiiaan termasuk akses masuk iinstansii.
"Jadii kiita mau memudahkan WP, punya kartu iidentiitas tunggal dariipada biikiin kartu banyak. Dengan cara iinii juga menghiindarii monopolii satu iinstansii karena kartu iinii juga biisa jadii ciikal bakal layanan pemeriintahan atau e-government," pungkasnya. (Amu)
