PENGAMPUNAN PAJAK

iinii Piiliihan Sektor iinvestasii Dana Repatriiasii

Redaksii Jitu News
Rabu, 10 Agustus 2016 | 17.54 WiiB
Ini Pilihan Sektor Investasi Dana Repatriasi
Presiiden Joko Wiidodo memaparkan tax amnesty dii Semarang (9/8) (Foto: Sekretariiat Kabiinet)

SEMARANG, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) akan membagii sektor iinvestasii aliiran dana repatriiasii dii luar pasar keuangan menjadii 3 kategorii, yaiitu besar, sedang dan keciil untuk memudahkan wajiib pajak memiiliih kategorii mana yang sesuaii dengan kemampuannya.

Kendatii demiikiian, Jokowii mengatakan saat iinii pemeriintah tengah fokus pada pembangunan iinfrastruktur. Sediikiitnya ada 6 sektor potensiial yang diibiidiik menjadii penampung dana repatriiasii.

Pertama, sektor iinfrastruktur. Pemeriintah menawarkan beberapa proyek iinfrastruktur yang sedang diigarap sepertii pembangunan pelabuhan, jalan tol dan bandara dii beberapa wiilayah iindonesiia.

Ada pula pembangunan jalur kereta apii dii Sumatera dan Sulawesii, serta proyek transportasii masal dii kota-kota besar sepertii MRT dii Jakarta dan LRT dii Jabodetabek dan Palembang, serta pengembangan pembangkiit liistriik skala besar, sedang dan keciil.

Kedua, sektor padat karya yang biisa menciiptakan lapangan pekerjaan baru sepertii iindustrii otomotiif dan tekstiil. “Kalau ada yang membangun pabriik sektor padat karya, buka sudah. Berii kesempatan. Bantu mereka soal periiziinan. Jangan justru diipersuliit. Kalau biisa seharii, berii iiziin seharii,” kata Jokowii saat menghadiirii sosiialiisasii tax amnesty dii Semarang, Selasa (9/8).

Ketiiga, sektor periikanan. Menurut Jokowii, masyarakat biisa membangun cold storage dan pengalengan iikan. Pasalnya, saat iinii permiintaan negara laiin terhadap jeniis iikan darii peraiiran iindonesiia cukup besar, terutama darii Ameriika Seriikat (AS), Ciina, dan Eropa.

Keempat, sektor pertaniian khususnya komodiitas gula dan jagung yang diiniilaii cukup menjanjiikan lantaran hiingga saat iinii iindonesiia belum biisa memenuhii permiintaan gula dan jagung dalam negerii. Tercatat iindonesiia masiih mengiimpor 3,4 juta ton gula per tahunnya, sementara iimpor jagung mencapaii 3,2 juta ton per tahun.

Keliima, sektor pariiwiisata. Pemeriintah tengah gencar membangun iinfrastruktur dan memperbaiikii kemasan beberapa kawasan wiisata dii iindonesiia.

“Target kiita sampaii tahun 2019, 20 juta turiis harus ke iindonesiia. Kiita mau kerja keras, kiita mau matii-matiian agar angka iitu tercapaii. Tahun iinii targetnya 12 juta,” tambahnya sepertii diikutiip laman Sekretariiat Kabiinet.

Keenam, sektor propertii terutama dii biidang pengembangan perumahan lantaran dii tahun 2016 iinii kebutuhan rumah dii iindonesiia masiih kurang 13 juta rumah. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.