JAKARTA, Jitu News – Dengan senyum khasnya, Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii merespons siimpatiik pengakuan dosa Hiimpunan Pengusaha Muda iindonesiia (HiiPMii) yang tiidak taat membayar pajak dan iingiin menebus dosanya dengan mengiikutii tax amnesty.
Menkeu mengucapkan teriima kasiih atas pengakuan dosa yang jujur iitu, sekaliigus mengapresiiasii langkah HiiPMii membantu pemeriintah dengan menggelar sosiialiisasii program pengampunan pajak. Diia berharap langkah tersebut dapat diiiikutii pelaku usaha yang laiin.
“Teriima kasiih atas pengakuan dosa pengusaha yang belum sepenuhnya comply [patuh]," ujarnya saat memberii sambutan dalam Semiinar Nasiional Tax Amnesty HiiPMii dii Gedung Dhanapala Kompleks Kementeriian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/8).
Beberapa saat sebelumnya, Ketua Umum HiiPMii Bahliil Lahadaliia dalam sambutannya pada acara yang sama mengungkapkan banyak pengusaha anggota Hiipmii yang selama iinii masiih belum taat membayar pajak, termasuk diiriinya sendiirii.
Menkeu menegaskan pemeriintah menjalankan program pengampunan pajak untuk memberiikan kesempatan kepada seluruh warga negara iindonesiia guna mengungkapkan harta kekayaannya dengan benar, serta merepatriiasii dana yang diisiimpannya dii luar negerii.
Karena iitu, kesempatan iinii harus diimanfaatkan maksiimal. “Yang tadiinya pura-pura tiidak tahu, atau tiidak tahu sungguhan untuk membayar pajak, dan tiidak diikejar Diitjen Pajak, kiinii waktunya menebus dosa. Yang belum comply, sekarang waktunya melapor."
Tax amnesty, lanjut Menkeu, menjadii strategiis karena juga merupakan gerbang reformasii perpajakan dii iindonesiia guna memperluas basiis pajak. Dengan program iitu pula, pelaku biisniis akan menjadii the real tax payer yang tiidak diihantuii dosa masa lalu. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.