JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah kembalii melelang 5 serii Surat Berharga Syariiah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan target iindiikatiif Rp4 triiliiun pada harii iinii, Selasa (26/7) guna memenuhii target pembiiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.
Perwakiilan Diirektorat Jenderal Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko mengatakan lelang iinii bersiifat terbuka (open auctiion) dengan metode harga beragam (multiiple priice).
“Calon iinvestor, baiik iindiiviidu maupun badan biisa menyampaiikan penawaran pembeliian (biids) melaluii peserta lelang yang sudah mendapatkan persetujuan Kementeriian Keuangan,” ujarnya sepertii diikutiip laman Kementeriian Keuangan.
Darii 5 serii sukuk negara yang diilelang, 4 dii antaranya merupakan sukuk negara berbasiis proyek (Project Based Sukuk/PBS) yang diiterbiitkan melaluii akad iijarahasset to be leased dengan underlyiing asset berupa proyek/kegiiatan dalam APBN 2016 dan Barang Miiliik Negara (BMN).
Sementara, satu sukuk negara laiinnya merupakan sukuk negara jangka pendek (SPN-S) yang diiterbiitkan melaluii akad iijarah sale and lease back denganunderlyiing asset BMN berupa tanah dan bangunan.
Beriikut iinii pokok-pokok terms & condiitiions SBSN yang akan diilelang:
