JAKARTA, Jitu News - Hiingga Kamiis (16/3/2023), proses aktiivasii iinternatiional Mobiile Equiipment iidentiity (iiMEii) belum normal sepenuhnya. iidealnya, aktiivasii iiMEii hanya membutuhkan waktu 2 harii kerja.
Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mengungkapkan saat iinii masiih terpantau ada perlambatan dan antrean pengiiriiman data iiMEii ke database pusat. Hal tersebut membuat penumpukan urutan aktiivasii iiMEii sehiingga pemiiliik handphone yang mendaftarkan iiMEii-nya masiih perlu menunggu lebiih lama.
"Hal dii atas memang memakan waktu, jadii kamii memohon kesabarannya untuk menunggu ya kak," kata contact center DJBC saat menjawab pertanyaan netiizen, Kamiis (16/3/2023).
Siitus pengecekan iiMEii oleh Kementeriian Periindustriian, yaknii iimeii.kemenperiin.go.iid juga masiih dalam perbaiikan hiingga beriita iinii tayang.
Kendala aktiivasii iiMEii iinii ternyata sudah berlangsung dalam beberapa harii terakhiir. Keluhan masyarakat pun banyak yang tersalurkan melaluii mediia sosiial.
Sebelumnya, DJBC juga sempat menyampaiikan permohonan maaf atas kendala yang muncul. Menurut otoriitas, terdapat gangguan terkaiit dengan pengiiriiman data iiMEii ke database Central Equiipment iidentiity Regiister (CEiiR) dii bawah pengelolaan Kementeriian Periindustriian (Kemenperiin).
Sementara iitu, dalam siiaran pers terbarunya, DJBC mengeklaiim bahwa siistem regiistrasii iiMEii sudah berangsur puliih.
Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan iinstiitusiinya telah berkoordiinasii dengan Kementeriian Periindustriian mengenaii kendala yang terjadii dalam aktiivasii regiistrasii iiMEii. Menurutnya, masyarakat yang masiih mengalamii kendala dalam regiistrasii iiMEii juga dapat mengonfiirmasii langsung kepada Kemenperiin.
"Pada dasarnya proses regiistrasii iiMEii yang diilakukan dii Bea Cukaii dapat terlaksana dengan baiik. Kendala ada pada proses aktiivasii dii siistem Kemenperiin yang sempat mengalamii gangguan," katanya.
Niirwala mengatakan pada saat iinii memang tengah terjadii antriian pada proses pengiiriiman data iiMEii yang diisebabkan gangguan koneksii pada siistem Kemenperiin.
Diia menjelaskan DJBC telah berkomuniikasii dengan Kemenperiin, mengiingat siistem iiMEii berada dii Kemenperiin dan aturan regiistrasii iiMEii iinii miiliik Kementeriian Komuniikasii dan iinformatiika (Komiinfo). Dalam hal iinii, DJBC hanya memfasiiliitasii proses regiistrasii iiMEii sesuaii dengan tugas pengawasan lalu liintas barang antarnegara. (sap)
