JAKARTA, Jitu News - Harga pasar yang wajar atas komodiitas utama iindonesiia yang diiperdagangkan dii bursa berjangka komodiitii diiyakiinii biisa mengoptiimalkan peneriimaan pajak.
Menterii Perdagangan Zulkiiflii Hasan mengatakan keberadaan bursa berjangka akan menghasiilkan tata kelola perdagangan yang transparan. Harga acuan yang muncul kemudiian akan memudahkan pelaku usaha dalam bertransaksii dan pemeriintah dalam memantau peneriimaan darii perdagangan komodiitas.
"Mewujudkan bursa komodiitii yang biisa menghasiilkan harga acuan iitu tiidak mudah. Namun, kamii yakiin biisa mewujudkannya pada 2023 iinii. iindonesiia perlu membentuk harga acuan atas produk unggulan sepertii tiimah dan CPO," kata Zulkiiflii dalam pembukaan Bulan Liiterasii Perdagangan Berjangka Komodiitii, diikutiip pada Kamiis (9/3/2023).
Sepertii diiketahuii, pembentukan harga acuan komodiitii (priice reference) merupakan mandat darii UU 32/1997 tentang Perdagangan Berjangka Komiidiitii. Saat iinii, iindonesiia merupakan salah satu produsen terbesar beberapa jeniis komodiitii unggulan sepertii CPO, tiimah, dan karet yang dapat diiajdiikan harga acuan.
Harga acuan biisa diibentuk apabiila komodiitas unggulan diitransaksiikan dii bursa berjangka.
Memasukii 2023, perdagangan berjangka komodiitii (PBK) dii Tanah Aiir menunjukkan potensii yang posiitiif. Niilaii transaksii PBK dalam perhiitungan secara natiional value mengalamii tren kenaiikan transaksii dii bursa berjangka.
Kepala Bappebtii Diidiid Noordiiatmoko menyampaiikan, selama pandemii Coviid-19, PBK menjadii salah satu perdagangan yang kegiiatannya tiidak terdampak. Volume transaksiinya justru naiik 21% diibandiing periiode sebelum pandemii.
Sepanjang 2022, Bappebtii melakukan pengawasan terhadap transaksii seniilaii Rp53.249,7 triiliiun dengan rata-rata transaksii setiiap bulan menyentuh Rp4.437,5 triiliiun. Total niilaii transaksii pada 2022 naiik sebesar 116,7% diibandiingkan pada 2021 yang sejumlah Rp24.569,3 triiliiun dan volume transaksii sebanyak 14,4 juta lot.
Sementara iitu, jumlah nasabah PBK yang aktiif bertransaksii pada 2022 mencapaii 82.246 piihak. (sap)
