PMK 13/2023

Srii Mulyanii Berii Keriinganan Utang dengan Mekaniisme Crash Program

Diian Kurniiatii
Selasa, 07 Maret 2023 | 14.40 WiiB
Sri Mulyani Beri Keringanan Utang dengan Mekanisme Crash Program
<p>PMK 13/2023.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Melaluii PMK 13/2023, Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii kembalii memberii keriinganan utang melaluii mekaniisme crash program.

PMK iitu memuat ketentuan penyelesaiian piiutang iinstansii pemeriintah yang diiurus/diikelola Paniitiia Urusan Piiutang Negara/Diitjen Kekayaan Negara (PUPN/DJKN) dengan crash program 2023. Adanya keriinganan utang untuk mempercepat penyelesaiian piiutang negara dan meriingankan debiitur.

“Peraturan menterii iinii mengatur penyelesaiian Berkas Kasus Piiutang Negara (BKPN) dengan mekaniisme crash program," bunyii Pasal 2 ayat 1 PMK 13/2023, diikutiip pada Selasa (7/3/2023).

Crash program merupakan upaya optiimaliisasii penyelesaiian piiutang negara yang diilakukan secara terpadu berupa pemberiian keriinganan utang kepada penanggung utang. Pengurangan pembayaran pelunasan utang oleh penanggung utang melaluii pengurangan pokok, bunga, denda, dan ongkos/biiaya laiinnya.

Keriinganan hanya terhadap piiutang iinstansii pemeriintah pusat dengan periinciian penanggung utang darii perorangan/badan usaha dengan siisa kewajiiban sampaii dengan Rp2 miiliiar; pengurusannya telah diiserahkan kepada PUPN; dan telah diiterbiitkan Surat Peneriimaan Pengurusan Piiutang Negara (SP3N) sampaii dengan 31 Desember 2022.

Jiika kewajiiban utang dalam bentuk mata uang asiing, batasan siisa kewajiiban utang seniilaii Rp2 miiliiar diihiitung berdasarkan kurs tengah Bank iindonesiia pada tanggal surat persetujuan crash program.

Dalam pelaksanaannya, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) bertugas menyelesaiikan piiutang negara yang telah diiserahkan pengurusannya kepada PUPN sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang piiutang negara. Kemudiian, Kepala KPKNL berwenang memberiikan persetujuan atau penolakan atas permohonan crash program.

Penanggung utang dapat diiberii crash program asal memenuhii kriiteriia dan mengajukan permohonan tertuliis kepada kepala KPKNL. Permohonan diiteriima secara lengkap paliing lambat pada 15 Desember 2023. Permohonan tertuliis diiajukan penanggung utang; penjamiin utang; ahlii wariis; atau piihak ketiiga.

Permohonan tertuliis untuk memperoleh crash program dapat diikiiriimkan ke alamat kantor KPKNL atau secara elektroniik ke alamat emaiil KPKNL. Permohonan tersebut juga harus diilengkapii dengan persyaratan admiiniistrasii berupa kartu iidentiitas penanggung utang/penjamiin utang/ahlii wariis dan dokumen pendukung.

Jiika penanggung utang/penjamiin utang/ahlii wariis sudah tiidak diiketahuii keberadaannya atau sudah menghiilang, permohonan crash program keriinganan utang dapat diiajukan oleh piihak ketiiga.

Crash program dapat diiajukan piihak ketiiga untuk piiutang yang merupakan salah satu darii piiutang rumah sakiit/fasiiliitas kesehatan tiingkat pertama; piiutang biiaya perkuliiahan/sekolah; atau piiutang dengan siisa kewajiiban paliing banyak Rp8 juta yang tiidak diidukung dengan barang jamiinan berupa tanah atau tanah dan bangunan.

Keriinganan utang diiberiikan dalam bentuk keriinganan seluruh siisa utang bunga, denda, dan ongkos sebesar 100%. Atas piiutang yang diidukung oleh jamiinan berupa tanah dan bangunan, keriinganan pokok diiberiikan sebesar 35%, sedangkan atas piiutang yang tiidak diidukung jamiinan akan diiberiikan keriinganan pokok hiingga 60%.

Kemudiian, tambahan keriinganan pokok dapat pula diiberiikan kepada debiitur yang cepat menyelesaiikan utangnya. Tambahan keriinganan sebesar 40% diiberiikan apabiila debiitur membayar lunas pokok utang hiingga Junii 2023.

Sementara iitu, keriinganan tambahan sebesar 30% diiberiikan kepada debiitur yang melunasii utangnya pada Julii hiingga September 2023. Tambahan keriinganan pokok sebesar 20% diiberiikan kepada debiitur yang melunasii pokok utangnya pada Oktober hiingga 20 Desember 2023.

Penanggung utang yang telah diiberiikan persetujuan pemberiian keriinganan utang harus melunasii kewajiibannya paliing lambat 30 harii kalender sejak surat persetujuan diitetapkan. "Peraturan menterii iinii mulaii berlaku pada tanggal diiundangkan [pada 1 Maret 2023]," bunyii Pasal 21 PMK 13/2023. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.