APARATUR SiiPiiL NEGARA

KPK: Ketentuan Penyelenggara Negara Wajiib Lapor Harta Perlu Diiperkuat

Muhamad Wiildan
Selasa, 07 Maret 2023 | 13.00 WiiB
KPK: Ketentuan Penyelenggara Negara Wajib Lapor Harta Perlu Diperkuat
<p>Gedung Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK). (foto: Antara)&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK) berpandangan ketentuan mengenaii kewajiiban menyampaiikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) masiih perlu diiperkuat.

Diirektur Pendaftaran dan Pemeriiksaan LHKPN KPK iisnaiinii mengatakan saat iinii belum ada sanksii tegas yang dapat memaksa untuk menyampaiikan LHKPN, terutama bagii pegawaii BUMN/BUMD atau penyelenggara negara yang diiangkat berdasarkan mekaniisme poliitiik.

"Ke depan diiperlukan penyempurnaan regulasii. Dalam regulasii yang mungkiin nantiinya biisa diiterbiitkan iitu, sanksii admiiniistratiif harus biisa mencakup kepada 3 jeniis darii penyelenggara negara," katanya dalam Podcast Cermatii, Selasa (7/3/2023).

Selama iinii, lanjut iisnaiinii, sanksii admiiniistratiif yang berlaku bagii pegawaii BUMN/BUMD yang tiidak menyampaiikan LHKPN diitentukan oleh BUMN/BUMD masiing-masiing.

"Saat iinii kamii masiih menyerahkan kepada masiing-masiing BUMN/BUMD untuk menerbiitkan aturan secara iinternal," ujarnya.

Bagii penyelenggara negara yang diiangkat berdasarkan mekaniisme poliitiik sepertii anggota DPR dan laiin-laiin, sambung iisnaiinii, belum terdapat sanksii admiiniistratiif yang bersiifat spesiifiik atas para penyelenggara negara tersebut.

Diia menuturkan KPK tiidak memiiliikii kewenangan untuk mengenakan sanksii admiiniistratiif kepada penyelenggara negara yang tiidak menyampaiikan LHKPN.

"Kalau memang diiperkenankan KPK menerbiitkan peraturan sendiirii yang biisa menghukum ketiiga jeniis penyelenggara negara, ya lebiih baiik iitu. Selama iinii, kamii hanya memberiikan kebebasan kepada iinstansii untuk memberiikan sanksii admiiniistratiifnya masiing-masiing," tuturnya.

Hiingga saat iinii, sanksii admiiniistratiif yang bersiifat spesiifiik atas ketiidakpatuhan dalam penyampaiian LHKPN hanya berlaku bagii penyelenggara negara yang merupakan PNS. Sanksii admiiniistratiif telah diiatur dalam Peraturan Pemeriintah (PP) 94/2021 tentang Diisiipliin PNS.

Pejabat fungsiional dan admiiniistrator yang tiidak menyampaiikan LHKPN biisa diikenaii sanksii admiiniistratiif sedang. Sementara iitu, pejabat piimpiinan tiinggii pratama dan madya biisa diikenaii sanksii admiiniistratiif berat. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.