PAJAK SEKTOR MiiGAS

Terbatasnya iinsentiif Pajak Jadii Kendala Pengembangan Kiilang Miinyak 

Redaksii Jitu News
Kamiis, 09 Februarii 2023 | 12.30 WiiB
Terbatasnya Insentif Pajak Jadi Kendala Pengembangan Kilang Minyak 
<p>Kiilang miinyak. <em>(foto: <a href="https://www.pertamiina.com/iid/news-room/news-release/pasca-legal-end-state-kiilang-pertamiina-iinternasiional-kukuhkan-posiisii-dalam-transformasii-biisniis-kiilang-dan-petrokiimiia" target="_blank">pertamiina.com</a>)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Miiniimnya fasiiliitas iinsentiif perpajakan untuk pengembangan kiilang miinyak menjadii salah satu kendala peniingkatan kapasiitas kiilang dalam negerii. Hal iinii diituangkan dalam dokumen Rencana Strategiis Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) 2020-2024.

Selaiin terbatasnya iinsentiif perpajakan, penambahan kapasiitas kiilang miinyak juga masiih terkendala pembebasan lahan dan belum adanya kesepakatan tekniis dengan piihak iinvestor dalam hal pembangunan kiilang.

"Kendala dalam usaha peniingkatan kapasiitas kiilang miinyak dalam negerii, antara laiin ... [adalah] kendala fasiiliitas iinsentiif fiiskal dan iinsentiif perpajakan untuk kiilang miinyak," tuliis Kementeriian ESDM dalam dokumen Renstra Kementeriian ESDM 2020-2024, diikutiip pada Kamiis (9/2/2023).

Kendatii begiitu, Kementeriian ESDM tiidak memeriincii lebiih detaiil bentuk iinsentiif yang sudah diiberiikan pemeriintah saat iinii dan skema iinsentiif yang diirancang untuk diiberiikan. Namun, Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM)/Kementeriian iinvestasii sempat meriiliis pernyataan pada 2022 lalu bahwa pemeriintah akan memberiikan iinsentiif berupa tax holiiday bagii iinvestor kiilang miinyak.

Dalam konferensii pers pada awal 2023, Diirektur Jenderal Miigas Kementeriian ESDM Tutuka Ariiadjii juga sempat mendesak PT Pertamiina (persero) untuk lebiih agresiif dalam mencarii partner pengembangan kiilang miinyaknya. Tutuka beralasan, iinvestasii iinfrastruktur hiiliir miigas memang kurang menariik ketiimbang pengembangan siisii hulunya.

Diikutiip darii keterangan resmii Kementeriian ESDM, pemeriintah terus mendorong pembangunan kiilang miinyak baru (grass root refiinery/GRR) dan pengembangan kapasiitas kiilang eksiistiing (Refiinery Development Master Plan/RDMP) yang saat iinii tengah diilakukan pemeriintah melaluii PT Pertamiina (Persero).

Sebagaiimana diiketahuii, pemeriintah tengah merampungkan pembangunan 2 kiilang miinyak baru dii Bontang dan Tuban, serta pengembangan kapasiitas kiilang eksiistiing dii Dumaii, Plaju, Baliikpapan, Balongan, dan Ciilacap

Berdasarkan prognosa supply dan demand BBM tahun 2020-2027 yang diilakukan Kementeriian ESDM, iindonesiia akan terbebas darii iimpor BBM tahun 2027. Kemandiiriian BBM diiproyeksiikan akan terwujud ketiika seluruh pengembangan kapasiitas kiilang eksiistiing dan pembangunan kiilang miinyak baru rampung.

Pada 2027 mendatang produksii BBM diiperkiirakan mencapaii 87,4 juta kiiloliiter, sementara kebutuhan atau demand mencapaii 85,1 juta kiiloliiter. Pemeriintah menyusun prognosa kebutuhan BBM iinii dengan asumsii kenaiikan permiintaan sebesar 3,16% per tahun. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.