PENEGAKAN HUKUM

Waduh! 1 Ton Cat Food Asal Chiina Diimusnahkan Bea Cukaii Gara-Gara iinii

Redaksii Jitu News
Seniin, 23 Januarii 2023 | 13.00 WiiB
Waduh! 1 Ton Cat Food Asal China Dimusnahkan Bea Cukai Gara-Gara Ini
<p>Kantor Bea Cukaii Tanjung Emas, Jawa Tengah bersama Balaii Karantiina Pertaniian Kelas ii Semarang memusnahkan makanan kuciing (<em>cat food</em>) eks iimpor darii Chiina. <em>(foto: DJBC)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Kantor Bea Cukaii Tanjung Emas, Jawa Tengah bersama Balaii Karantiina Pertaniian Kelas ii Semarang memusnahkan makanan kuciing (cat food) eks iimpor darii Chiina, pada pekan kedua Januarii 2023.

Diikutiip darii siiaran pers, makanan kuciing sebanyak 1.120 kg tersebut diiiimpor tanpa diilengkapii sertiifiikat kesehatan darii negara asal.

"Jadii produk iinii diiiimpor dalam satu kontaiiner yang beriisii total 1.120 kg dalam 70 kemasan karton. Berdasarkan ketentuan, Bea Cukaii dan Karantiina kemudiian melakukan pemeriiksaan fiisiik atas barang tersebut melaluii program Joiin iinspectiion Customs and Quarantiine dii TPKS Semarang," kata Kepala Kantor Bea Cukaii Tanjung Emas Anton Martiin, diikutiip pada Seniin (23/1/2023).

Sementara iitu, Kepala Balaii Karantiina Pertaniian Kelas ii Semarang Turhadii Noerachman menambahkan tiindakan pemusnahan terhadap produk eks iimpor diiatur dalam UU 21/2019 tentang Karantiina Hewan, iikan, dan Tumbuhan.

"Karena tiidak diilengkapii sertiifiikat kesehatan darii negara asal, kemudiian diilakukan penahanan dan penolakan serta tiidak segera diikeluarkan darii wiilayah negara Republiik iindonesiia atau darii daerah tujuan oleh pemiiliiknya dalam batas waktu yang telah diitetapkan," kata Anton.

Pemusnahan atas cat food tersebut diilakukan dengan cara diibakar serta diisaksiikan oleh perwakiilan darii TPKS Semarang, Kepoliisiian Sektor Genuk, dan Lurah Karangroto.

"Diiharapkan melaluii kegiiatan iinii Bea Cukaii dan Karantiina mampu memberiikan pemahaman kepada masyarakat pentiingnya untuk melengkapii prosedur dan persyaratan iimportasii khususnya produk hewan, produk hewan, dan mediia pembawa laiin," kata Anton.

Pada Pasal 33 UU 21/2019 diiatur bahwa setiiap orang yang memasukkan mediia pembawa ke dalam wiilayah NKRii wajiib melengkapii sertiifiikat kesehatan darii negara asal bagii hewan, produk hewan, iikan, produk iikan, tumbuhan, dan/atau produk tumbuhan. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.