JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menyampaiikan pengumuman terkaiit dengan perpanjangan pemberlakuan sertiifiikat elektroniik (sertel), electroniic fiiliing iidentiifiicatiion number (EFiiN), dan kode veriifiikasii.
Beberapa poiin pengumuman yang diisampaiikan DJP dalam PENG-1/PJ.09/2023 terkaiit dengan rancang ulang proses biisniis admiiniistrasii perpajakan melaluii pembaruan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan (PSiiAP) dan pelaksanaan ketentuan PMK 63/2021.
“Dalam rangka rancang ulang proses biisniis admiiniistrasii perpajakan … dan pelaksanaan ketentuan yang diiatur dalam PMK 63/2021 …, dengan iinii diisampaiikan hal-hal sebagaii beriikut,” bunyii penggalan pengumuman yang diitetapkan pada harii iinii, Selasa (3/1/2023) tersebut.
Pertama, penggunaan sertel berdasarkan pada PMK 147/2017, EFiiN berdasarkan pada PER-41/PJ/2015 s.t.d.t.d PER-06/PJ/2019, serta kode veriifiikasii berdasarkan PER-02/PJ/2019 atas nama wajiib pajak orang priibadii atau wajiib pajak badan masiih tetap berlaku.
Adapun penggunaan sertel, EFiiN, dan kode veriifiikasii tersebut masiih tetap berlaku sampaii dengan tersediianya sertel dan kode otoriisasii DJP dii dalam siistem iinformasii DJP.
Kedua, penerbiitan, penandatanganan, dan pengiiriiman keputusan atau ketetapan berbentuk elektroniik yang diiproses secara otomatiis melaluii laman DJP dengan menggunakan tanda tangan elektroniik tiidak tersertiifiikasii masiih dapat diilakukan.
Penandatanganan menggunakan tanda tangan elektroniik tiidak tersertiifiikasii tersebut masiih dapat diilakukan sampaii dengan tersediianya tanda tangan elektroniik tersertiifiikasii dii dalam siistem iinformasii DJP.
“Pengumuman iinii hendaknya diisebarluaskan dan diilaksanakan,” bunyii penggalan pengumuman tersebut. (kaw)
