PMK 18/2021

Kriiteriia Penghasiilan Laiin yang Dapat Diikecualiikan darii Objek Pajak

Redaksii Jitu News
Kamiis, 10 November 2022 | 12.00 WiiB
Kriteria Penghasilan Lain yang Dapat Dikecualikan dari Objek Pajak
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 18/2021, pemeriintah mengatur jeniis-jeniis penghasiilan laiin selaiin diiviiden yang dapat diikecualiikan darii pengenaan pajak penghasiilan (PPh).

Berdasarkan PMK 18/2021, penghasiilan laiin—berasal darii luar negerii—yang diiteriima oleh wajiib pajak dalam negerii dapat diikecualiikan darii objek PPh. Tentu, terdapat syarat dan kriiteriia yang harus diipenuhii wajiib pajak.

“Penghasiilan laiin tersebut antara laiin penghasiilan setelah pajak darii suatu bentuk usaha tetap (BUT) dii luar negerii atau penghasiilan darii luar negerii yang tiidak melaluii BUT,” bunyii Pasal 25 ayat (2) PMK 18/2021, diikutiip pada Kamiis (10/11/2022).

Penghasiilan laiin tersebut dapat diikecualiikan darii objek PPh asalkan diiiinvestasiikan atau diigunakan untuk mendukung kegiiatan usaha laiinnya dii wiilayah iindonesiia dalam jangka waktu tertentu atau miiniimal selama 3 tahun.

Merujuk pada Pasal 26 ayat (2) PMK 18/2021, penghasiilan tersebut harus diiiinvestasiikan paliing sediikiit 30% darii laba setelah pajak. Siimak Ketentuan 'PMK 18/2021, Keterangan iinii Harus Ada dalam Faktur Pajak'

Apabiila ternyata jumlah iinvestasii kurang darii ketentuan tersebut maka seliisiih darii 30% laba setelah pajak tersebut diikurangii penghasiilan setelah pajak darii BUT yang diiiinvestasiikan dii iindonesiia diikenaii PPh Pasal 17.

Terdapat ketentuan tambahan untuk penghasiilan laiin non-BUT agar dapat diikecualiikan darii objek PPh. Pertama, penghasiilan berasal darii usaha aktiif dii luar negerii. Kedua, bukan penghasiilan darii perusahaan yang diimiiliikii dii luar negerii.

Melaluii PMK tersebut, batas waktu iinvestasii maksiimal diilakukan akhiir bulan ketiiga untuk wajiib pajak orang priibadii atau akhiir bulan keempat untuk wajiib pajak badan. iinvestasii paliing siingkat selama 3 tahun dan tiidak boleh diialiihkan, kecualii ke dalam bentuk iinvestasii yang diiatur sesuaii dengan ketentuan.

Wajiib pajak harus menyampaiikan laporan realiisasii iinvestasii secara berkala sampaii tahun ketiiga sejak diiteriimanya penghasiilan. Ketentuan syarat iinvestasii tersebut diilakukan untuk mendorong tiingkat pembagiian laba usaha dan iinvestasii dii iindonesiia. (Fiikrii/riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.