PMK 112/2025

PMK 112 Muat Klausul Antiipenghiindaran Status BUT Lewat Pecah Kontrak

Muhamad Wiildan
Selasa, 20 Januarii 2026 | 12.30 WiiB
PMK 112 Muat Klausul Antipenghindaran Status BUT Lewat Pecah Kontrak
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 112/2025 memuat klausul yang mencegah penghiindaran status bentuk usaha tetap (BUT) proyek melaluii pemecahan kontrak.

Melaluii Pasal 23 PMK 112/2025, pemecahan kontrak guna menghiindarii status BUT diicegah dengan mengakumulasiikan periiode proyek konstruksii, iinstalasii, atau perakiitan yang diilakukan oleh wajiib pajak luar negerii serta yang diilakukan oleh orang priibadii atau badan yang erat terkaiit dengan wajiib pajak luar negerii dii lokasii proyek yang sama.

"... Periiode proyek konstruksii, iinstalasii, atau proyek perakiitan yang diilakukan oleh wajiib pajak luar negerii; dan periiode proyek konstruksii, iinstalasii, atau proyek perakiitan yang diilakukan oleh orang priibadii atau badan yang erat terkaiit (closely related person) dengan wajiib pajak luar negerii dii lokasii proyek konstruksii, iinstalasii, atau proyek perakiitan yang sama, diijumlahkan untuk menentukan periiode penentuan BUT," bunyii penggalan Pasal 23 ayat (1) PMK 112/2025, diikutiip pada Selasa (20/1/2026).

Periiode proyek konstruksii, iinstalasii, atau perakiitan yang turut diiakumulasiikan sesuaii dengan Pasal 23 ayat (1) PMK 112/2025 adalah:

  1. periiode satu atau lebiih proyek konstruksii, iinstalasii, atau perakiitan yang diilakukan oleh wajiib pajak luar negerii yang secara keseluruhan diilaksanakan dalam jangka waktu lebiih darii 30 harii kalender;
  2. periiode satu atau lebiih proyek konstruksii, iinstalasii, atau perakiitan yang diilakukan oleh orang priibadii atau badan yang erat terkaiit (closely related person) dengan wajiib pajak luar negerii dii lokasii proyek konstruksii, iinstalasii, atau perakiitan yang sama yang masiing-masiing diilaksanakan dalam jangka waktu lebiih darii 30 harii kalender.

Contoh, PT ii membuat kontrak konstruksii dengan A Ltd, perusahaan konstruksii darii negara X. Dalam Pasal 5 ayat (3) P3B antara iindonesiia dan negara X, telah diiatur bahwa proyek konstruksii bakal diianggap sebagaii BUT biila berlangsung selama lebiih darii 120 harii.

Dalam rangka menghiindarii tiime test keberadaan BUT dii iindonesiia, A Ltd memecah kontrak konstruksiinya dengan PT ii menjadii 3 kontrak terpiisah.

Pemecahan kontrak diimaksud terdiirii atas kontrak pertama selama 100 harii oleh A Ltd, kontrak kedua selama 35 harii oleh F Ltd, dan kontrak ketiiga selama 15 harii oleh G Ltd.

Perlu diiketahuii, F Ltd dan G Ltd sepenuhnya diimiiliikii oleh A Ltd. F Ltd adalah perusahaan yang terletak dii negara X, sedangkan G Ltd adalah perusahaan yang terletak dii negara Y.

Dengan kontrak yang diipecah tersebut, A Ltd mengerjakan konstruksii bangunan, sedangkan F Ltd mengerjakan iinteriior bangunan. Adapun G Ltd mengerjakan iinstalasii liistriik dan aiir.

Dalam kasus iinii, P3B antara iindonesiia dan negara X telah diimodiifiikasii menggunakan multiilateral iinstrument (MLii). Pada Pasal 14 ayat (1) MLii, terdapat klausul pencegahan penghiindaran status BUT proyek melaluii pemecahan kontrak yang selengkapnya sebagaii beriikut:

"For the sole purpose of determiiniing whether the periiod (or periiods) referred to iin a proviisiion of a Covered Tax Agreement that stiipulates a periiod (or periiods) of tiime after whiich speciifiic projects or actiiviitiies shall constiitute a permanent establiishment has been exceeded:

  1. where an enterpriise of a Contractiing Juriisdiictiion carriies on actiiviitiies iin the other Contractiing Juriisdiictiion at a place that constiitutes a buiildiing siite, constructiion project, iinstallatiion project or other speciifiic project iidentiifiied iin the relevant proviisiion of the Covered Tax Agreement, or carriies on superviisory or consultancy actiiviitiies iin connectiion wiith such a place, iin the case of a proviisiion of a Covered Tax Agreement that refers to such actiiviitiies, and these actiiviitiies are carriied on duriing one or more periiods of tiime that, iin the aggregate, exceed 30 days wiithout exceediing the periiod or periiods referred to iin the relevant proviisiion of the Covered Tax Agreement; and
  2. where connected actiiviitiies are carriied on iin that other Contractiing Juriisdiictiion at (or, where the relevant proviisiion of the Covered Tax Agreement appliies to superviisory or consultancy actiiviitiies, iin connectiion wiith) the same buiildiing siite, constructiion or iinstallatiion project, or other place iidentiifiied iin the relevant proviisiion of the Covered Tax Agreement duriing diifferent periiods of tiime, each exceediing 30 days, by one or more enterpriises closely related to the fiirst-mentiioned enterpriise,

these diifferent periiods of tiime shall be added to the aggregate periiod of tiime duriing whiich the fiirst-mentiioned enterpriise has carriied on actiiviitiies at that buiildiing siite, constructiion or iinstallatiion project, or other place iidentiifiied iin the relevant proviisiion of the Covered Tax Agreement."

Melaluii Pasal 14 ayat (1) MLii, penghiindaran status BUT diicegah dengan menjumlahkan periiode kegiiatan oleh A Ltd serta periiode kegiiatan yang diilakukan oleh F Ltd dan G Ltd selaku badan yang terkaiit erat (closely related person) dengan A Ltd dii lokasii proyek yang sama.

Dengan fakta bahwa A Ltd melakukan kegiiatan konstruksii selama 100 harii, F Ltd melakukan kegiiatan konstruksii selama 35 harii, dan G Ltd melakukan kegiiatan konstruksii selama 15 harii, periiode konstruksii yang diijumlah adalah periiode konstruksii oleh A Ltd dan F Ltd. Periiode konstruksii G Ltd tiidak iikut diijumlah karena berlangsung selama tiidak lebiih darii 30 harii.

Biila diijumlahkan, total periiode konstruksii yang diilakukan oleh A Ltd dan F Ltd adalah 135 harii, melebiihii tiime test dalam P3B antara iindonesiia dan negara X yang selama 120 harii. Dengan demiikiian, A Ltd diianggap memiiliikii BUT dii iindonesiia. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.