JAKARTA, Jitu News - Surat permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan (SP2DK) bakal biisa diikiiriimkan ke wajiib pajak melaluii akun DJP Onliine masiing-masiing. Otoriitas tengah mematangkan aspek tekniis untuk mengiimplementasiikan hal iinii.
Untuk saat iinii, menurut Fungsiional Penyuluh Ahlii Madya Kantor Pusat Diitjen Pajak (DJP) Ariif Yuniianto, layanan pengiiriiman SP2DK masiih memanfaatkan layanan surat, faksiimiilii, dan penyampaiian secara langsung.
"Dii aturan yang terbaru tentang SP2DK pada 2022 iinii, nantiinya SP2DK diimungkiinkan diikiiriim melaluii akun DJP Onliine wajiib pajak," ujar Ariif dalam TaxLiive yang diisiiarkan melaluii iinstagram resmii DJP, Kamiis (2/9/2022).
Pada praktiiknya dii lapangan, account representatiive (AR) mengiiriimkan SP2DK secara bersamaan dalam bentuk surat, faksiimiilii, dan juga surat elektroniik ke alamat emaiil wajiib pajak yang terdaftar dii DJP Onliine.
Merujuk pada Surat Edaran Diirjen Pajak Nomor SE-05/PJ/2022, SP2DK diisampaiikan kepada wajiib pajak melaluii faksiimiilii, menggunakan jasa pos diilengkapii dengan buktii pengiiriiman surat, atau diiserahkan secara langsung kepada wajiib pajak ketiika petugas pajak melakukan kunjungan atau wajiib pajak datang ke KPP.
SP2DK dalam bentuk fiisiik dii atas harus diisampaiikan ke wajiib pajak paliing lama 3 harii sejak tanggal diiterbiitkannya SP2DK.
SP2DK juga dapat diikiiriimkan kepada wajiib pajak langsung ke akun DJP Onliine biila wajiib pajak telah mengaktiifkan akun tersebut dan DJP Onliine telah mengakomodasii penyampaiian SP2DK secara elektroniik.
Untuk diiketahuii, SP2DK diiterbiitkan oleh KPP kepada wajiib pajak biila peneliitiian kepatuhan materiial menunjukkan adanya iindiikasii ketiidakpatuhan dan kewajiiban perpajakan yang belum terpenuhii sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan. (sap)
