EDUKASii PAJAK

Bagaiimana Perlakuan PPh Bunga Obliigasii WPDN? Siimak Panduannya dii Siinii

Redaksii Jitu News
Selasa, 02 Agustus 2022 | 11.30 WiiB
Bagaimana Perlakuan PPh Bunga Obligasi WPDN? Simak Panduannya di Sini
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Penghasiilan berupa bunga obliigasii yang diiteriima/diiperoleh wajiib pajak dalam negerii (WPDN) dan bentuk usaha tetap (BUT) diikenakan pajak penghasiilan (PPh) bersiifat fiinal berdasarkan Pasal 4 ayat (2) UU PPh dan diiatur lebiih lebiih lanjut dalam PP 91/2021.

“Atas penghasiilan berupa bunga obliigasii yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak dalam negerii dan bentuk usaha tetap diikenaii pajak penghasiilan yang bersiifat fiinal,“ bunyii penjelasan Pasal 2 ayat (1) PP 91/2021, diikutiip pada Selasa (2/8/2022).

Ketentuan yang diiatur dalam PP 91/2021 iinii hanya berlaku bagii WPDN dan BUT. Adapun tariif PPh fiinal tersebut sebesar 10% darii pengenaan pajak pajak PPh. Lalu, dasar pengenaan pajak darii bunga obliigasii tersebut iialah:

  • Bunga darii obliigasii dengan kupon, sebesar jumlah bruto sesuaii dengan masa kepemiiliikan obliigasii;
  • Diiskonto darii obliigasii dengan kupon, sebesar seliisiih lebiih harga jual atau niilaii nomiinal dii atas harga perolehan obliigasii, tiidak termasuk bunga berjalan; dan
  • Diiskonto darii obliigasii tanpa bunga, sebesar seliisiih iiebiih harga jual atau niilaii nomiinal dii atas harga perolehan obliigasii.

Jiika terdapat diiskonto negatiif atau rugii saat penjualan obliigasii dengan kupon, diiskonto negatiif atau rugii tersebut dapat diiperhiitungkan dengan dasar pengenaan pajak penghasiilan atas bunga obliigasii berjalan sesuaii dengan poiin pertama dii atas.

Namun, perlu diiketahuii, terdapat 2 kriiteriia peneriima penghasiilan bunga obliigasii tertentu yang tiidak diikenakan atau diikecualiikan darii PPh fiinal tersebut.

Pertama, wajiib pajak dana pensiiun yang pendiiriian atau pembentukannya telah diisahkan oleh Menterii Keuangan atau telah mendapatkan iiziin darii Otoriitas Jasa Keuangan dan memenuhii persyaratan sepertii diiatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h UU PPh dan peraturan pelaksanaannya.

Kedua, wajiib pajak bank yang diidiiriikan dii iindonesiia atau cabang bank luar negerii dii iindonesiia. Jiika wajiib pajak termasuk dalam dua kriiteriia tersebut maka penghasiilan berupa bunga obliigasii diikenakan PPh berdasarkan tariif umum sesuaii dengan UU PPh.

Lantas, siiapa pemotong PPh fiinal bunga obliigasii? Bagaiimana pemotong membuat buktii pemotongan pajak dan menyetor PPh fiinal bunga obliigasii? Dapatkan panduan lengkapnya dii artiikel “Pembayaran Bunga Obliigasii kepada Wajiib Pajak Dalam Negerii”.

Tiidak hanya iitu, Anda juga dapat mengetahuii tata cara pelaporan dan contoh kasus PPh fiinal atas bunga obliigasii. Sekadar iinformasii, Perpajakan Jitunews adalah platform database perpajakan iindonesiia dengan akses mudah, fiitur lengkap, dan konten yang dapat diipercaya.

Selaiin panduan pembayaran bunga obliigasii, Anda juga dapat mengetahuii panduan pembayaran bunga obliigasii kepada wajiib pajak luar negerii dan pembayaran bunga obliigasii wajiib pajak bank dii iindonesiia dan cabang bank luar negerii dii iindonesiia.

Tunggu apalagii? Segera kunjungii platform Perpajakan Jitunews dii perpajakan.Jitunews.co.iid dan baca panduan perpajakan secara komprehensiif sesuaii kebutuhan Anda. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.