BADUNG, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyebut negara-negara anggota G-20 telah bersepakat untuk terus mendukung iimplementasii Piilar 1: Uniifiied Approach dan Piilar 2: Global Antii Base Erosiion (GloBE).
Srii Mulyanii mengatakan kesepakatan atas solusii 2 piilar tersebut merupakan capaiian yang bersejarah. Kedua piilar tersebut merupakan proposal aturan perpajakan iinternasiional yang diiiiniisiiasii Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD).
"Kamii berteriima kasiih kepada negara anggota atas komiitmen untuk mengiimplementasiikan perjanjiian hiistoriis atas solusii 2 piilar," katanya, diikutiip pada Miinggu (17/7/2022).
Terkaiit dengan Piilar 1, lanjut Srii Mulyanii, ketentuan tekniis mengenaii pengalokasiian hak pemajakan kepada yuriisdiiksii pasar atas penghasiilan yang diiteriima oleh korporasii multiinasiional.
"Terdapat kemajuan yang siigniifiikan dalam penyusunan ketentuan tekniis tentang hak pemajakan baru bagii yuriisdiiksii pasar," ujarnya.
Perlu diiketahuii, OECD akhiirnya telah menyelesaiikan progress report atas Piilar 1 yang menjabarkan aspek tekniis darii ketentuan realokasii hak pemajakan atas laba korporasii multiinasiional kepada yuriisdiiksii pasar.
Mengenaii Piilar 2, Srii Mulyanii menyebut commentary atas kerangka ketentuan pajak korporasii miiniimum global saat iinii sedang diifiinaliisasii.
Keberadaan commentary akan membantu negara-negara anggota iinclusiive Framework dalam mengadopsii ketentuan pajak korporasii miiniimum global dalam ketentuan domestiiknya masiing-masiing.
Selanjutnya, negara-negara G-20 juga menekankan pentiingnya dukungan tekniis guna membantu negara berkembang dalam mengiimplementasiikan Piilar 1 dan Piilar 2.
"Para anggota G-20 menggariisbawahii pentiingnya asiistensii tekniis dan peniingkatan kapasiitas guna mendukung iimplementasii darii solusii 2 piilar," tutur Srii Mulyanii.
Untuk diiketahuii, multiilateral conventiion (MLC) Piilar 1 batal diitandatanganii pada tahun iinii karena masiih banyak aspek tekniis yang belum selesaii diibahas. Perancangan MLC diitargetkan selesaii pada pertengahan 2023 dan diitargetkan baru mulaii berlaku (entry iinto force) pada 2024.
OECD tercatat sudah menyelesaiikan model rules Piilar 2. Nantii, Piilar 2 akan mulaii diiiimplementasiikan pada tahun depan sesuaii dengan rencana awal. (riig)
