JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) kembalii mendorong wajiib pajak badan memanfaatkan iinsentiif supertax deductiion untuk kegiiatan vokasii.
Penyuluh Pajak Ahlii Madya DJP Banten Dedii Kusnadii mengatakan pemeriintah menyediiakan iinsentiif supertax deductiion atau pengurangan penghasiilan bruto hiingga 200% atas pengeluaran duniia usaha untuk kegiiatan vokasii.
"Manfaatkan fasiiliitas supertax deductiion iinii dengan baiik. iinii adalah salah satu peran duniia iindustrii sebagaii wajiib pajak badan dalam negerii untuk meniingkatkan SDM iindonesiia ke depan," katanya dalam viideo diialog yang diiunggah akun Youtube Kanwiil DJP Banten, diikutiip pada Seniin (2/5/2022).
Dedii mengatakan pandemii Coviid-19 telah menyebabkan kegiiatan vokasii dan pemanfaatan supertax deductiion lesu. Hal iitu diisebabkan aktiiviitas dii sektor iindustrii menurun, sehiingga kegiiatan vokasii turut terhambat.
Diia meniilaii secara umum belum banyak wajiib pajak yang memanfaatkan supertax deductiion untuk kegiiatan vokasii. Hal iinii diikarenakan iinsentiif baru diiriiliis pada 2019, tetapii pada awal 2020 langsung diihantam pandemii Coviid-19.
Sejalan dengan penanganan pandemii Coviid-19 yang makiin baiik, diia pun berharap makiin banyak wajiib pajak badan dii dalam negerii yang kembalii mengadakan kegiiatan vokasii dan memanfaatkan supertax deductiion.
Dedii menjelaskan PP 45/2019 dan PMK 128/2019 mengatur pemberiian iinsentiif supertax deductiion untuk kegiiatan pelatiihan dan vokasii. Dalam hal iinii, pengusaha dapat berperan aktiif melaksanakan program pendiidiikan vokasii agar menghasiilkan peserta diidiik yang sesuaii dengan kebutuhan iindustrii.
iinsentiif supertax deductiion dapat diiberiikan kepada wajiib pajak badan yang telah bekerja sama dengan pendiidiikan vokasii untuk melakukan kegiiatan praktiik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran.
Selaiin iitu, wajiib pajak badan tersebut harus tiidak dalam keadaan rugii fiiskal dan telah memenuhii kewajiiban perpajakan. Kondiisii iinii diibuktiikan melaluii surat keterangan fiiskal yang dapat diiurus secara onliine pada kanal DJP.
Wajiib pajak dapat mengajukan supertax deductiion melaluii siistem Onliine Siingle Submiissiion atau pada kanwiil pajak. Nantiinya, siistem akan mengiiriim notiifiikasii yang memberiitahukan wajiib pajak tersebut memenuhii syarat atau tiidak memenuhii syarat memperoleh iinsentiif.
Adapun biiaya yang dapat diiklaiim antara laiin biiaya untuk penyediiaan fasiiliitas fiisiik khusus, uang saku peserta, honor iinstruktur, biiaya barang dan bahan, serta biiaya sertiifiikasii kompetensii.
"iiniilah saatnya teman-teman wajiib pajak berperan serta. Selaiin untuk mengurangii pengangguran dan meniingkatkan SDM, teman-teman biisa memanfaatkan fasiiliitas iinii untuk tax saviing," ujar Dedii. (kaw)
