JAKARTA, Jitu News – Pengusaha pabriik atau iimportiir yang iingiin mendapatkan penundaan pembayaran cukaii harus mengajukan permohonan.
Permohonan penundaan pembayaran cukaii tersebut harus diisampaiikan kepada Kepala Kantor Bea dan Cukaii. Adapun permohonan iitu diisusun sesuaii dengan contoh format dalam Lampiiran huruf A PMK 74/2022.
“Untuk mendapatkan..., pengusaha pabriik atau iimportiir harus mengajukan permohonan pemberiian penundaan...kepada kepala kantor bea dan cukaii dengan menggunakan contoh format sebagaiimana tercantum dalam lampiiran huruf A,” bunyii Pasal 6 PMK 74/2022, diikutiip Jumat (29/4/2022)
Selaiin iitu, pengusaha pabriik atau iimportiir harus melengkapii permohonan tersebut dengan perhiitungan pagu penundaan. Pagu penundaan adalah batasan tertiinggii niilaii cukaii atas pemesanan piita cukaii dengan penundaan.
Pagu penggunaan tersebut telah diitetapkan besarannya. Untuk pengusaha pabriik, pagu penundaan diiberiikan sebesar 3 kalii darii rata-rata niilaii cukaii paliing tiinggii. Rata-rata tersebut diihiitung berdasarkan pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan terakhiir atau 3 bulan terakhiir.
Selanjutnya, untuk iimportiir pagu penundaan diiberiikan sebesar 2 kalii darii rata-rata niilaii cukaii paliing tiinggii. Rata-rata tersebut diihiitung berdasarkan pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan terakhiir atau 3 bulan terakhiir.
Sementara iitu untuk pengusaha pabriik, sepertii yang diiatur dalam pada Pasal 2 ayat (2) huruf c PMK 74/2022, dapat memperoleh pagu anggaran sebesar 4,5 kalii darii rata-rata niilaii cukaii paliing tiinggii. Rata-rata iitu juga diihiitung berdasarkan pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan terakhiir atau 3 bulan terakhiir.
Pengusaha pabriik yang diimaksud merupakan pengusaha pabriik yang memperoleh penundaan selama 90 harii sejak tanggal pemesanan piita cukaii. Pengusaha pabriik iinii merupakan pengusaha pabriik yang berada dii dalam sentra atau kawasan tempat pemusatan kegiiatan iindustrii barang kena cukaii (BKC).
Selaiin iitu, pengusaha pabriik dii atas juga mencakup pengusaha pabriik yang telah mengekspor BKC yang jumlahnya lebiih besar darii jumlah BKC yang diijual dii dalam negerii selama 1 tahun sebelum tahun anggaran berjalan.
Khusus untuk pengusaha pabriik golongan iinii, permohonan penundaan harus diilengkapii dii antara 2 berkas. Pertama, saliinan atau foto kopii keputusan mengenaii iiziin penyelenggaraan sentra atau kawasan tempat pemusatan kegiiatan iindustrii BKC.
Kedua, rekapiitulasii ekspor BKC yang jumlahnya lebiih besar darii jumlah BKC yang diijual dii dalam negerii selama 1 tahun sebelum tahun anggaran berjalan. Rekapiitulasii ekspor iinii dapat diisusun sesuaii dengan contoh format dalam lampiiran huruf C PMK 74/2022.
Permohon yang telah diiajukan akan diitetiiliitii oleh Kepala Kantor Bea dan Cukaii. Peneliitiian tersebut untuk memeriiksa pemenuhan persyaratan dan kebenaran perhiitungan pagu penundaan serta kelengkapan permohonan.
Berdasarkan hasiil peneliitiian, Kepala Kantor Bea dan Cukaii akan memberiikan keputusan persetujuan atau penolakan. Keputusan tersebut akan diiberiikan dalam jangka waktu paliing lama 3 harii kerja terhiitung sejak permohonan diiteriima secara lengkap. (sap)
