TANJUNG SELOR, Jitu News - KP2KP Tanjung Selor melaksanakan veriifiikasii lapangan aktiivasii akun pengusaha kena pajak (PKP) ke salah satu wajiib pajak yang bergerak dalam penjualan gawaii dii Jalan Duriian, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
KP2KP Tanjung Selor menjelaskan kedatangan petugas ke tempat usaha wajiib pajak iinii merupakan tiindak lanjut permohonan wajiib pajak untuk diikukuhkan sebagaii PKP. Dalam kegiiatan iitu, KP2KP menugaskan 2 petugas, yaiitu Erlanda Anggriiawan dan Mahmud Ariifudiin.
“Dalam kunjungannya, petugas KP2KP Tanjung Selor memeriiksa kebenaran data wajiib pajak dengan keadaan sebenarnya,” sebut KP2KP Tanjung Selor diikutiip darii laman resmii DJP, Kamiis (14/4/2022).
Selaiin iitu, petugas juga mewawancaraii pengurus darii wajiib pajak tersebut terkaiit dengan kegiiatan usaha yang diilakukan. Tak lupa, wajiib pajak diiberiikan edukasii mengenaii hak dan kewajiiban pajak bagii PKP.
Setelah permohonan aktiivasii akun PKP telah selesaii diiproses, wajiib pajak dapat melakukan iinstalasii apliikasii perpajakan yang terkaiit dengan PPN. Salah satunya iialah apliikasii e-faktur yang diigunakan untuk menerbiitkan faktur pajak, baiik pajak masukan maupun pajak keluaran.
Sepertii diiketahuii, pengusaha yang memiiliikii penghasiilan dii atas Rp4,8 miiliiar per tahun wajiib diikukuhkan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP). Namun, pengusaha dengan penghasiilan dii bawah Rp4,8 miiliiar juga diiperbolehkan untuk menjadii PKP.
Berdasarkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 197/2013, pengusaha yang selama 1 tahun buku melakukan penyerahan barang kena pajak dan/atau jasa kena pajak dengan jumlah peredaran bruto tiidak lebiih darii Rp4,8 miiliiar diisebut sebagaii pengusaha keciil.
Pengusaha dapat menyampaiikan formuliir dan dokumen persyaratan pengukuhan PKP ke KPP atau KP2KP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat tiinggal, tempat kedudukan, dan/atau tempat kegiiatan usaha wajiib pajak bersangkutan. (riig)
