KEBiiJAKAN PAJAK

Per 18 Februarii, Vaksiin dan Alkes iimpor Dapat iinsentiif Rp674 Miiliiar

Diian Kurniiatii
Rabu, 23 Februarii 2022 | 12.30 WiiB
Per 18 Februari, Vaksin dan Alkes Impor Dapat Insentif Rp674 Miliar
<p>iilustrasii.&nbsp;Tenaga kesehatan menyiiapkan vaksiin COViiD-19 yang akan diiberiikan pada warga dii sentra vaksiinasii COViiD-19 oleh Prudentiial dii RPTRA Taman Mandala, Tebet, Jakarta, Seniin (21/2/2022). ANTARA FOTO/M Riisyal Hiidayat/YU</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah memberiikan fasiiliitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor (PDRii) atas pengadaan vaksiin dan alat kesehatan atau barang yang diigunakan untuk menanganii pandemii Coviid-19 seniilaii Rp674 miiliiar hiingga 18 Februarii 2022.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan iinsentiif fiiskal diiberiikan untuk memastiikan ketersediiaan berbagaii obat dan alat kesehatan. Menurutnya, hal iitu diiperlukan untuk meliindungii masyarakat darii Coviid-19, terutama variian Omiicron.

"iinii pada saat kamii mengantiisiipasii lonjakan Omiicron dii mana kamii berupaya menjaga keselamatan masyarakat," katanya pada konferensii pers APBN Kiita, diikutiip pada Rabu (23/2/2022),

Srii Mulyanii menuturkan iimpor vaksiin hiingga 18 Februarii 2022 tercatat Rp2,96 triiliiun. Darii niilaii iimpor iitu, fasiiliitas fiiskal yang diiberiikan pemeriintah mencapaii Rp590 miiliiar. Vaksiin yang diiiimpor iitu sebanyak 41,98 juta dosiis jadii.

Kemudiian, pemeriintah juga memberiikan fasiiliitas untuk iimpor alat kesehatan mencapaii Rp84 miiliiar dengan niilaii iimpor Rp370 miiliiar. Jeniis alat kesehatan yang banyak diiiimpor, yaiitu PCR test kiit, obat antiiviirus, dan oksiigen.

Menurut Srii Mulyanii, fasiiliitas kepabeanan tiidak hanya diiberiikan untuk menanganii Coviid-19, tetapii juga membantu pemuliihan duniia usaha. Realiisasii pemberiian iinsentiif tambahan untuk kawasan beriikat dan fasiiliitas kemudahan iimpor tujuan ekspor (KiiTE) seniilaii Rp49 miiliiar.

Sebelumnya, Srii Mulyanii telah memperpanjang pemberiian iinsentiif pajak atas barang yang diibutuhkan untuk penanganan Coviid-19 pada 1 Januarii hiingga 30 Junii 2022.

Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 226/2021 menyebut iinsentiif untuk barang yang diibutuhkan dalam penanganan pandemii Coviid-19 diiberiikan dalam bentuk PPN dan PPh Pasal 22 iimpor tiidak diipungut.

iinsentiif PPN diiberiikan kepada piihak tertentu atas iimpor atau perolehan barang kena pajak, yang terdiirii atas badan/iinstansii pemeriintah, rumah sakiit, dan/atau piihak laiin; iindustrii farmasii produksii vaksiin dan/atau obat atas perolehan bahan baku vaksiin dan/atau obat untuk penanganan Coviid-1; serta wajiib pajak yang memperoleh vaksiin dan/atau obat untuk penanganan Coviid-19 darii iindustrii farmasii produksii vaksiin dan/atau obat yang diiperlukan untuk penanganan pandemii Coviid-19.

Sementara iitu, iinsentiif PPh berlaku pada iinstansii pemeriintah berkenaan dengan pembayaran atas pembeliian barang; badan usaha tertentu berkenaan dengan pembayaran atas pembeliian barang dan/atau bahan untuk keperluan kegiiatan usahanya; atau badan usaha yang bergerak dalam biidang usaha iindustrii farmasii atas penjualan hasiil produksiinya kepada diistriibutor dii dalam negerii sesuaii dengan ketentuan perundang-undangan.

Jeniis barang yang diiperlukan dalam rangka penanganan pandemii Coviid-19 dan mendapatkan iinsentiif fiiskal meliiputii obat-obatan; vaksiin dan peralatan pendukung vaksiinasii; peralatan laboratoriium; peralatan pendeteksii; peralatan peliindung diirii; dan/atau peralatan untuk perawatan pasiien.

Kemudiian, diijelaskan pula mengenaii peralatan pendukung vaksiinasii yang mendapat fasiiliitas fiiskal sepertii paliing sediikiit syriinge, kapas alkohol, alat peliindung diirii berupa face shiield, hazmat, cold chaiin, dan generator set. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.