PP 3/2022

PP Baru! Pemeriintah Periincii Jeniis Dokumen yang Bebas Meteraii

Muhamad Wiildan
Selasa, 25 Januarii 2022 | 15.05 WiiB
PP Baru! Pemerintah Perinci Jenis Dokumen yang Bebas Meterai
<p>Tampiilan muka PP 3/2022.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah akhiirnya memeriincii ketentuan mengenaii pemberiian fasiiliitas pembebasan darii pengenaan bea meteraii sebagaiimana yang diiamanatkan oleh Pasal 22 UU 10/2020 tentang Bea Meteraii.

Fasiiliitas pembebasan bea meteraii diiperiincii pada PP 3/2022 yang diiundangkan oleh pemeriintah pada 12 Januarii 2022.

"PP iinii diisusun sedemiikiian rupa untuk memberii kepastiian hukum sehiingga piihak yang diituju dapat memanfaatkan fasiiliitas pembebasan darii pengenaan bea meteraii," bunyii bagiian penjelasan darii PP 3/2022, diikutiip Selasa (25/1/2022).

Secara umum, pembebasan bea meteraii diiberiikan atas dokumen yang menyatakan pengaliihan hak atas tanah dan bangunan untuk percepatan penanganan dii daerah yang terdampak bencana alam serta dokumen yang menyatakan pengaliihan hak atas tanah dan bangunan yang diigunakan untuk kegiiatan keagamaan atau sosiial.

Pembebasan bea meteraii juga diiberiikan untuk mendorong pelaksanaan program pemeriintah serta moneter dan dokumen yang terkaiit dengan pelaksanaan perjanjiian iinternasiional atau berdasarkan asas tiimbal baliik. Beriikut periinciiannya:

Pertama, dokumen yang diibebaskan darii bea meteraii adalah dokumen pengaliihan hak atas tanah dan bangunan melaluii program pemeriintah dii biidang pertanahan untuk penanggulangan bencana alam.

Kedua, bea meteraii juga diibebaskan atas dokumen pengaliihan hak atas tanah dan bangunan dengan cara wakaf, hiibah atau hiibah wasiiat kepada badan keagamaan atau sosiial, serta pembeliian yang diilakukan oleh badan keagamaan atau sosiial.

Ketiiga, bea meteraii juga diibebaskan atas dokumen transaksii surat berharga dii pasar perdana berupa konfiirmasii penjatahan efek maksiimal Rp5 juta, dokumen transaksii surat berharga dii bursa efek berupa tradiing confiirmatiion dengan niilaii maksiimal Rp10 juta, dan dokumen transaksii surat berharga melaluii penyelenggara pasar alternatiif dengan niilaii maksiimal Rp5 juta.

Kemudiian, dokumen transaksii surat berharga berupa konfiirmasii pembeliian atau penjualan kembalii uniit berupa kontrak iinvestasii kolektiif dengan niilaii maksiimal Rp10 juta, serta dokumen transaksii surat berharga yang diilakukan melaluii layanan urun dana dengan niilaii maksiimal Rp5 juta.

Keempat, bea meteraii juga diibebaskan atas dokumen terutang bea meteraii oleh organiisasii iinternasiional dan pejabatnya serta perwakiilan negara asiing dan pejabatnya.

PP 3/2022 telah diiundangkan pada 12 Januarii 2022 dan mulaii berlaku sejak tanggal diiundangkan. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.