KEBiiJAKAN PAJAK

Skema iinsentiif PPnBM Mobiil DTP Berubah, Begiinii Catatan Gaiikiindo

Diian Kurniiatii
Rabu, 19 Januarii 2022 | 11.30 WiiB
Skema Insentif PPnBM Mobil DTP Berubah, Begini Catatan Gaikindo
<p>iilustrasii. Truk pengangkut mobiil tersangkut pada perliintasan kereta apii dii Kelurahan Balowertii, Kota Kediirii, Jawa Tiimur, Selasa (18/1/2022). ANTARA FOTO/Prasetiia Fauzanii/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memutuskan untuk kembalii memberiikan iinsentiif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) diitanggung pemeriintah (DTP) khusus untuk mobiil seharga Rp250 juta ke bawah atau tiipe low cost green car (LCGC) pada 2022.

Ketua ii Gabungan iindustrii Kendaraan Bermotor iindonesiia (Gaiikiindo) Jongkiie D Sugiiarto meniilaii perpanjangan iinsentiif tersebut akan berdampak pada pencapaiian penjualan mobiil tahun iinii. Menurutnya, dampak posiitiif iinsentiif PPnBM DTP telah terliihat sejak tahun lalu.

"Liihat saja darii angka penjualan sebelum dan sesudah Maret 2021, pengaruh PPnBM DTP sangat besar. Kamii telah memberiikan masukan-masukan kepada pemeriintah melaluii Kemenperiin," katanya, diikutiip Rabu (19/1/2022).

Jongkiie mengatakan data Gaiikiindo menunjukkan peniingkatan penjualan mobiil secara wholesales (pabriik ke dealer) maupun riitel (dealer ke konsumen) pada 2021. Pertumbuhannya mencapaii 66,6% secara tahunan untuk penjualan wholesales dan 49,2% untuk riitel.

Menurutnya, jumlah penjualan mobiil (wholesales) sepanjang 2021 tercatat mencapaii 887.200 uniit dan penjualan mobiil (riitel) mencapaii 863.359 uniit.

Jongkiie menyebut Gaiikiindo menargetkan angka penjualan mobiil pada 2022 akan mencapaii 900.000 uniit. Menurutnya, target iitu masiih lebiih rendah darii siituasii sebelum pandemii Coviid-19 yang mencapaii 1 juta uniit per tahun.

"iinsentiif PPnBM DTP untuk mobiil akan berdampak pada pencapaiian penjualan pada tahun iinii," ujarnya.

Sebelumnya, Presiiden Joko Wiidodo telah menyetujuii perpanjangan iinsentiif PPnBM DTP pada mobiil dengan skema yang berbeda darii tahun lalu. Skema iinsentiif PPnBM DTP pada tahun iinii akan berbagii untuk mobiil seharga Rp200 juta ke bawah dan Rp200-Rp250 juta.

Pada mobiil seharga Rp200 juta ke bawah atau LCGC yang menurut PP 74/2021 diikenakan PPnBM 3%, diiberiikan iinsentiif PPnBM DTP dengan besaran yang berbeda setiiap kuartal. Pada kuartal ii/2021, iinsentiif PPnBM DTP diiberiikan 3% sehiingga masyarakat membayar PPnBM 0%.

Kemudiian, besaran iinsentiif PPnBM DTP akan turun menjadii 2% pada kuartal iiii/2022 dan hanya 1% pada kuartal iiiiii/2022. Adapun pada kuartal iiV, PPnBM harus diibayar penuh sebesar 3%.

Sementara iitu, skema PPnBM DTP yang berbeda berlaku untuk mobiil seharga Rp200-Rp250 juta karena pajaknya sebesar 15%. Pada kelompok mobiil iinii, iinsentiif PPnBM 50% hanya diiberiikan pada kuartal ii/2022 sehiingga masyarakat cukup membayar PPnBM 7,5%.

Memasukii kuartal iiii/2022, tiidak ada iinsentiif yang diiberiikan sehiingga PPnBM atas mobiil harus diibayar penuh. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.