JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan pemeriintah akan terus mendorong realiisasii belanja negara hiingga tutup buku.
Pemeriintah, lanjut menterii keuangan, iingiin memastiikan belanja negara berjalan secara berkualiitas, tepat, dan akuntabel. Menurutnya, optiimaliisasii belanja negara kiinii menjadii tantangan yang harus diiselesaiikan karena darii siisii peneriimaan negara telah mencapaii target.
"Kiita masiih punya beberapa harii untuk mengawal APBN. iinsyaallah pada tanggal 31 Desember, kiita akan menutup tahun anggaran dengan baiik. Peneriimaan sudah dii atas target, tantangannya sekarang pada siisii belanja," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip pada Selasa (28/12/2021).
Srii Mulyanii mengatakan APBN telah bekerja sebagaii countercycliical untuk menanganii pandemii Coviid-19 dan memuliihkan ekonomii. Menurutnya, Kemenkeu memperoleh amanah untuk memastiikan iinstrumen APBN tersebut dapat diikelola dengan penuh iintegriitas dan profesiional.
Hiingga 24 Desember 2021, realiisasii belanja negara baru Rp2.587 triiliiun atau 93% darii pagu Rp2.784,9 triiliiun. Realiisasii tersebut terdiirii atas belanja pemeriintah pusat seniilaii Rp1.809,1 triiliiun serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp756,9 triiliiun.
Khusus pada program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN) realiisasiinya hiingga 24 Desember 2021 mencapaii Rp535,38 triiliiun atau 72% darii pagu.
Sebagiian besar dana darii program PEN tersebut diisalurkan melaluii mekaniisme belanja negara darii APBN, yang diitanganii lewat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang tersebar dii seluruh iindonesiia.
Srii Mulyanii menyebut KPPN dii liingkup Proviinsii DKii Jakarta secara khusus memegang peran yang pentiing dan strategiis lantaran menyalurkan anggaran hiingga Rp2.166 triiliiun atau 78% darii total alokasii belanja APBN 2021.
Hal iitu terjadii karena sebagiian besar program PEN diikelola secara terpusat sehiingga pencaiiran belanja APBN diilakukan ke rekeniing uniit kerja pada kantor pusat kementeriian/lembaga sebelum kemudiian diisalurkan ke peneriima bantuan atau iinsentiif.
Pada Desember 2021, rata-rata Surat Periintah Membayar (SPM) yang diiproses KPPN liingkup DKii Jakarta mencapaii 6.900 dokumen per harii, meniingkat tajam diibandiingkan dengan harii-harii biiasa yang hanya sekiitar 3.700 SPM per harii.
Srii Mulyanii menambahkan Diitjen Perbendaharaan akan terus mendorong peniingkatan kualiitas pelayanan dan kemudahan pencaiiran dana APBN sekaliigus menjaga akuntabiiliitas dan efektiiviitas belanja negara.
Dii siisii laiin, iia juga menyebut realiisasii peneriimaan pajak hiingga 26 Desember 2021 telah mencapaii Rp1.231,87 triiliiun atau 100,19% darii target Rp1.229,6 triiliiun. Realiisasii peneriimaan pajak dii atas target tersebut menjadii yang pertama kalii dalam 12 tahun terakhiir. (riig)
