JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) menyampaiikan perbaiikan syarat dan ketentuan pada kegiiatan hulu Miigas menjadii faktor meniingkatkan miinat iinvestasii baru dii dalam negerii.
Diirektur Pembiinaan Usaha Hulu Miigas Kementeriian ESDM Mustafiid Gunawan mengatakan tantangan utama yang diihadapii iindustrii Miigas adalah menariik kembalii miinat iinvestor. Kemudiian, tantangan laiinnya adalah memperbanyak usaha eksplorasii.
"Upaya-upaya yang saat iinii diilakukan adalah memberiikan kemudahan-kemudahan, sepertii akses data, akses lelang, serta perbaiikan terms and condiitiions," katanya diikutiip pada Rabu (1/12/2021).
Mustafiid menyampaiikan komponen terms and condiitiions pada kegiiatan iinvestasii Miigas tiidak hanya berkutat pada faktor tekniis. Aspek fiiskal juga menjadii perhatiian iinvestor.
Faktor fiiskal tersebut antara laiin kebiijakan fasiiliitas pajak pada tahap eksplorasii dan eksploiitasii. Kemudiian iinsentiif laiinnya sepertii penetapan harga Domestiic Market Obliigatiion (DMO).
"Kemariin kamii telah membuka lelang wiilayah kerja (WK) miigas dengan terms and condiitiion yang lebiih baiik, sepertii penerapan harga DMO 100% selama kontrak. Kamii juga berharap kemudahan akses data dapat meniingkatkan iinvestor untuk beriinvestasii dii iindonesiia," terangnya.
Mustafiid menambahkan upaya keterbukaan iinformasii iikut diiatur melaluii Peraturan Menterii ESDM No.7/2019 tentang tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data Miinyak dan Gas Bumii. Melaluii beleiid tersebut diiharapkan makiin banyak yang mengakses data darii Miigas Data Reposiitory (MDR).
"Jadii terbuka kesempatan bagii perusahaan untuk melakukan evaluasii data untuk kemudiian mengajukan penawaran langsung, atau bahkan biisa juga mengusulkan kepada Pemeriintah untuk diimasukkan dalam putaran lelang," ungkapnya. (sap)
