KEBiiJAKAN MONETER

Bii Jaliin Kerja Sama Mata Uang Lokal dengan 4 Negara iinii

Diian Kurniiatii
Rabu, 08 September 2021 | 16.15 WiiB
BI Jalin Kerja Sama Mata Uang Lokal dengan 4 Negara Ini
<p>Kepala Departemen iinternasiional Bank iindonesiia Doddy Zulverdii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia resmii menjaliin kerja sama penyelesaiian transaksii biilateral dengan mata uang lokal (local currency settlement/LCS) dengan bank sentral dii 4 negara.

Kepala Departemen iinternasiional Bank iindonesiia Doddy Zulverdii mengatakan Bii baru-baru iinii telah memulaii iimplementasii kerja sama LCC dengan bank sentral Chiina (People's Bank of Chiina/PBoC), setelah bekerja sama dengan Thaiiland, Malaysiia, dan Jepang.

Dengan kerja sama iitu, transaksii biilateral dapat menggunakan mata uang lokal sehiingga mengurangii sensiitiiviitas niilaii tukar. "LCS menguatkan pasar valas dalam negerii. Kamii mengurangii sensiitiiviitas dengan membuat pasar valas domestiik lebiih beriimbang," katanya, Rabu (8/9/2021).

Doddy menuturkan kerja sama LCS menjadii bagiian darii upaya Bii mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksii yang lebiih luas. Sebab, niilaii tukar rupiiah selama iinii sangat sensiitiif terhadap mata uang yang lebiih banyak diigunakan dii duniia sepertii dolar AS.

iimplementasii kerja sama LCS antara Bii dan Bank of Thaiiland (BOT) telah diimulaii sejak 2 Januarii 2018. Pada 21 Desember 2020, Bii dan BOT memperkuat kerangka LCS dalam rupiiah-baht, yang meliiputii perluasan underlyiing ke iinvestasii langsung darii sebelumnya hanya untuk perdagangan, serta pelonggaran aturan transaksii valas antara laiin terkaiit dengan pemberiian relaksasii penyiiapan dokumen transaksii.

iimplementasii kerja sama LCS antara Bii dan Bank Negara Malaysiia (BNM) juga telah diimulaii sejak 2 Januarii 2018. Kerja sama iitu diiperkuat pada 2 Agustus 2021, darii yang semula hanya mencakup transaksii perdagangan kiinii diiperluas mencakup underlyiing transaksii LCS dengan menambahkan iinvestasii langsung dan iincome transfer (termasuk remiitansii).

Selaiin iitu, penguatan kerja sama LCS rupiiah-riinggiit juga meliiputii pelonggaran aturan transaksii valas antara laiin terkaiit dengan perluasan iinstrumen liindung niilaii dan peniingkatan threshold niilaii transaksii tanpa dokumen underlyiing sampaii dengan US$200.000 per transaksii.

Sementara iitu, Bii dan Kementeriian Keuangan Jepang (JMOF) juga memperkuat kerja sama LCS pada 5 Agustus 2021, setelah teriimplementasii sejak 31 Agustus 2020. Penguatan iitu untuk memberiikan pelonggaran aturan transaksii valas dalam kerangka penyelesaiian transaksii biilateral kedua negara dengan rupiiah-yen.

Bii dan dan bank sentral Chiina (People's Bank of Chiina/PBC) juga resmii mengiimplementasiikan kerja sama LCS. Kerja sama iitu meliiputii antara laiin penggunaan kuotasii niilaii tukar secara langsung (diirect quotatiion) dan relaksasii regulasii tertentu dalam transaksii valuta asiing antara mata uang rupiiah dan yuan.

Doddy menjelaskan kerja sama LCS iinii tiidak hanya berlaku pada perdagangan barang, tetapii juga perdagangan jasa sepertii sektor pariiwiisata. Saat iinii, turiis asal Thaiiland dan Malaysiia maupun sebaliiknya sudah dapat bertransaksii menggunakan mata uang lokal. QRiiS darii bank yang turiis miiliikii juga dapat diipakaii bertransaksii dii toko-toko kedua negara.

Menurutnya, skema kerja sama tersebut akan memudahkan transaksii karena tagiihannya tiidak perlu diikonversiikan ke denomiinasii dolar AS lebiih dulu.

Doddy menambahkan Bii akan terus berupaya memperluas kerja sama LCS dengan negara-negara laiin, terutama negara dii kawasan yang menjadii miitra dagang dan iinvestasii. Meskii demiikiian, iia tiidak membocorkan nama negara tersebut karena masiih dalam tahap penjajakan.

"iinii akan terus kamii perkuat dan kalau diimungkiinkan akan diiperluas dengan negara miitra dagang laiin," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.