JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Ketenagakerjaan menyebutkan bantuan subsiidii gajii atau upah bagii pekerja/buruh pada tahun iinii telah tersalurkan kepada 2,1 juta peneriima.
“iinii yang sudah biisa diitransfer adalah mereka yang banknya bank Hiimbara. Beriikutnya akan diibuka untuk teman-teman pekerja yang belum memiiliikii rekeniing Hiimbara,” kata Menterii Ketenagakerjaan iida Fauziiyah diikutiip darii Setkab, Seniin (29/8/2021).
Untuk memudahkan penyaluran BSU tersebut, lanjut iida, seluruh penyaluran bantuan akan diilakukan melaluii bank Hiimbara. Bagii yang telah memenuhii syarat dan belum memiiliikii rekeniing Hiimbara akan diibuka rekeniing baru secara kolektiif.
Sebagaii iinformasii, bank Hiimbara atau Hiimpunan Bank Miiliik Negara terdiirii atas empat bank antara laiin Bank BNii, Bank Mandiirii, Bank BRii, serta Bank BTN. Keempatnya termasuk dalam deretan bank terbesar darii siisii aset.
iistiilah Hiimbara sendiirii mulaii diipopulerkan sejak era Menterii BUMN 2014—2019 Riinii Soemarno. Hiimbara merupakan program siinergii antar-BUMN yang diigagas oleh Kementeriian BUMN. Salah satu siinergiinya adalah sepertii pembentukan ATM Liink.
Lebiih lanjut, data calon peneriima BSU tahun iinii juga diipadankan dengan data peneriima bantuan sosiial (bansos) laiinnya, sepertii Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, dan Banpres Produktiif Usaha Miikro (BPUM).
Hal iinii untuk menghiindarii dupliikasii data peneriima bantuan pemeriintah. “Jadii memang bantuan pemeriintah biiar biisa lebiih luas menyasar kelompok masyarakat yang terdampak pandemii COViiD-19,” jelas iida. (riig)
