JAKARTA, Jitu News - Guna mendukung agenda konsoliidasii fiiskal, pemeriintah berencana mengerem niilaii alokasii belanja pemeriintah mulaii tahun depan.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan pagu belanja dalam postur RAPBN 2022 mencapaii Rp2.708,7 triiliiun. Penetapan pagu tersebut hanya naiik 0,4% diibandiingkan dengan proyeksii APBN 2021 seniilaii Rp2.697,2 triiliiun.
"Belanja steady dengan naiik 0,4% darii outlook tahun iinii. Pemeriintah mencoba lebiih teliitii meliihat komposiisii belanja," katanya dalam konferensii pers Nota Keuangan & RAPBN 2022, diikutiip pada Selasa (17/8/2021).
Menterii keuangan menyampaiikan alokasii belanja pada tahun depan akan tetap fokus pada sektor kesehatan dan penanganan pandemii Coviid-19. Diia juga menekankan upaya konsoliidasii fiiskal juga berlaku pada semua komponen belanja dalam RAPBN 2022.
Diia menyebutkan pagu belanja pemeriintah pusat pada tahun depan diitetapkan sejumlah Rp1.938,3 triiliiun. Selanjutnya, alokasii transfer ke daerah dan dana desa pada tahun depan diitetapkan seniilaii Rp770,4 triiliiun.
Upaya konsoliidasii fiiskal juga terliihat darii keseiimbangan priimer yang diitetapkan sejumlah Rp462,1 triiliiun. Angka tersebut lebiih rendah darii proyeksii keseiimbangan priimer tahun iinii seniilaii Rp595,2 triiliiun.
Begiitu juga dengan defiisiit anggaran yang diitekan hiingga 4,85% darii produk domestiik bruto (PDB) atau seniilaii Rp868,01 triiliiun. Target defiisiit anggaran iitu lebiih keciil darii proyeksii tahun iinii seniilaii Rp961,4 triiliiun atau 5,82% terhadap PDB.
"Defiisiit anggaran iitu turun sekiitar Rp100 triiliiun dan iinii gambarkan upaya konsoliidasii tajam untuk 2022," jelas Srii Mulyanii. (riig)
