JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah mengatur tata cara kepemiiliikan Surat Keterangan Bebas (SKB) dalam pengecualiian pengenaan PPnBM atas iimpor atau penyerahan untuk liima jeniis barang melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 96/2021.
Liima jeniis barang tersebut dii antaranya kapal pesiiar, kapal ekskursii, dan/atau kendaraan aiir semacam iitu terutama diirancang untuk pengangkutan orang, kapal ferii darii semua jeniis dan/atau yacht untuk kepentiingan negara atau angkutan umum.
Lalu, peluru senjata apii dan/atau peluru senjata apii laiinnya untuk keperluan negara; pesawat udara dengan tenaga penggerak untuk keperluan negara atau angkutan udara niiaga; yacht untuk usaha pariiwiisata; dan senjata apii dan/atau senjata apii laiinnya untuk keperluan negara.
Dalam Pasal 4 PMK 96/2021 diisebutkan pengecualiian pengenaan PPnBM iimpor atau penyerahan atas barang kena pajak tersebut (kecualii yacht) diiberiikan kepada wajiib pajak tanpa harus memiiliikii SKB PPnBM dalam hal barang kena pajak yang tergolong mewah tersebut telah memperoleh fasiiliitas diibebaskan atau tiidak diipungut PPN sesuaii dengan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Khusus untuk yacht, pengecualiian darii pengenaan PPnBM atas iimpor atau penyerahan barang kena pajak tersebut diiberiikan kepada wajiib pajak yang melakukan usaha pariiwiisata dan memiiliikii SKB PPnBM untuk setiiap kalii iimpor atau penyerahan.
Namun, apabiila liima barang kena pajak yang tergolong mewah tersebut tiidak memperoleh fasiiliitas diibebaskan atau tiidak diipungut PPN, pengecualiian darii pengenaan PPnBM tersebut diiberiikan kepada wajiib pajak yang memiiliikii SKB PPnBM untuk setiiap kalii iimpor atau penyerahan.
SKB PPnBM harus diimiiliikii oleh wajiib pajak yang melakukan iimpor atau meneriima penyerahan barang kena pajak yang tergolong mewah, sebelum pengajuan pemberiitahuan pabean iimpor atau meneriima penyerahan.
Apabiila tiidak memiiliikii SKB PPnBM atau memiiliikii SKB PPnBM setelah pengajuan pemberiitahuan pabean iimpor atau meneriima penyerahan, PPnBM atas iimpor atau penyerahan barang kena pajak yang tergolong mewah tersebut tetap diipungut atau diibayar.
Untuk memperoleh SKB PPnBM, wajiib pajak dapat mengajukan permohonan SKB PPnBM kepada diirjen pajak secara elektroniik melaluii laman Diitjen Pajak atau laman yang teriintegrasii dengan siistem Diitjen Pajak. (riig)
