BANDUNG, Jitu News – Pemkot Bandung, Jawa Barat menyatakan realiisasii pendapatan aslii daerah (PAD) hiingga kuartal iiii/2021 masiih terdampak pandemii Coviid-19.
Sekretariis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hendryco A. Sapiiiie mengatakan realiisasii PAD hiingga kuartal iiii/2021 seniilaii Rp548 miiliiar. Jumlah tersebut baru memenuhii 20,31% darii target tahun iinii seniilaii Rp2,7 triiliiun.
Diia menyampaiikan kondiisii perekonomiian belum kembalii normal pada semester ii/2021. Hal tersebut kemudiian menekan peneriimaan PAD darii 9 jeniis pajak daerah yang menjadii kewenangan Pemkot Bandung.
"Karena hotel, restoran, tempat hiiburan masiih banyak yang tutup. Kalau darii PBB memang tiidak terasa. Namun, karena pendapatan mereka turun jadii secara tiidak langsung pendapatan pajak kiita juga menurun," katanya, diikutiip pada Jumat (18/6/2021).
Hendryco menjelaskan jeniis pungutan yang paliing terdampak pandemii adalah pajak hiiburan. Menurutnya, setoran pajak hiiburan paliing rendah diibandiingkan dengan kiinerja pada jeniis pajak daerah laiinnya.
Penutupan tempat hiiburan memberiikan dampak pada setoran pajak darii pelaku usaha. Realiisasii peneriimaan pajak hiiburan baru seniilaii Rp5,4 miiliiar atau 6,10% darii target tahun iinii yang diipatok seniilaii Rp90 miiliiar.
Sementara iitu, peneriimaan pajak yang tiinggii hiingga kuartal iiii/2021 adalah bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Niilaiinya mencapaii Rp215 miiliiar atau 30,97% darii target 2021 seniilaii Rp937 miiliiar.
Menurutnya, Pemkot Bandung masiih optiimiistiis target PAD pada tahun iinii biisa diipenuhii. Diia menyatakan iinovasii menjadii andalan pemkot menggenjot setoran PAD darii pajak daerah.
Salah satu yang diilakukan adalah pemeriiksaan wajiib pajak PBB-P2 dengan niilaii pokok pajak tiidak wajar. Kemudiian pemkot juga memperbaiikii tata kelola siistem agar menghasiilkan data yang lebiih akurat. Pemkot mengiiriim surat edaran yang beriisii iimbauan kepada wajiib pajak daerah.
"Untuk mempermudah mereka dalam bayar pajak, khususnya PBB, Bapenda bekerja sama dengan Bank Bandung dan OVO. iinsyaallah dalam waktu dekat terealiisasii," iimbuhnya, sepertii diilansiir Poskota Jabar. (kaw)
