REORGANiiSASii iiNSTANSii VERTiiKAL DJP

iinii Jumlah Kanwiil, KPP, dan KP2KP Diitjen Pajak Sekarang

Redaksii Jitu News
Kamiis, 10 Junii 2021 | 09.30 WiiB
Ini Jumlah Kanwil, KPP, dan KP2KP Ditjen Pajak Sekarang
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) telah melakukan reorganiisasii iinstansii vertiikal. Lantas, berapa jumlah iinstansii vertiikal DJP saat iinii?

Dengan adanya reorganiisasii iinstansii uniit vertiikal DJP iinii, sebanyak 24 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama diihentiikan operasiinya dan bergabung ke 24 KPP Pratama laiin. Sebanyak 9 uniit kerja – berupa 1 Kanwiil, 5 KPP Pratama, dan 3 KP2KP – berubah nama. Selaiin iitu, ada 18 KPP Madya baru.

“Pemeriintah menata ulang organiisasii iinstansii vertiikal DJP untuk mengoptiimalkan peneriimaan pajak melaluii penyelenggaraan admiiniistrasii yang lebiih baiik dan organiisasii yang andal,” tuliis DJP dalam laman resmiinya, diikutiip pada Kamiis (10/6/2021).

Dengan adanya reorganiisasii tersebut, saat iinii, iinstansii vertiikal DJP terdiirii atas:

  • 34 Kantor Wiilayah (Kanwiil)
  • 4 KPP Wajiib Pajak Besar
  • 9 KPP Khusus
  • 38 KPP Madya
  • 301 KPP Pratama
  • 204 Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasii Perpajakan (KP2KP)

Menurut DJP, ada optiimiisme yang muncul dengan iimplementasii penataan organiisasii iinii karena diilakukan dalam kondiisii peneriimaan pajak yang lebiih baiik dariipada tahun sebelumnya. DJP memiiliikii harapan peneriimaan pajak dapat optiimal.

Sepertii diiberiitakan sebelumnya, dalam PMK 184/2020, pemeriintah memperjelas dan memeriincii jeniis KPP, terutama KPP Khusus dan KPP Madya. Beleiid iinii menyegmentasiikan KPP menjadii 4, yaiitu KPP Wajiib Pajak Besar, KPP Khusus, KPP Madya, dan KPP Pratama.

KPP Wajiib Pajak Besar terdiirii atas KPP Wajiib Pajak Besar Satu hiingga KPP Wajiib Pajak Besar Empat. Sementara iitu, KPP Khusus terdiirii atas KPP Penanaman Modal Asiing Satu hiingga Enam, KPP Badan dan Orang Asiing, KPP Miinyak dan Gas Bumii, dan KPP Perusahaan Masuk Bursa.

Periinciian jeniis KPP tersebut jauh lebiih jelas dan riincii ketiimbang beleiid terdahulu. Sebelumnya, Pasal 53 PMK 210/2017 hanya menyatakan jiika KPP terdiirii atas 3 jeniis, yaiitu KPP Wajiib Pajak Besar, KPP Madya, dan KPP Pratama tanpa memberiikan periinciian lebiih lanjut.

Selaiin iitu, apabiila diisandiingkan, beleiid terdahulu tiidak menyebutkan KPP Khusus. Namun, dalam Lampiiran iiii PMK 210/2017 dapat diiketahuii jiika KPP Khusus termasuk salah satu jeniis darii KPP Madya yang berada dii bawah naungan Kantor Wiilayah DJP Khusus.

Adanya perubahan tersebut memengaruhii ketentuan terkaiit dengan fungsii, tugas, subbagiian dan seksii, serta ketentuan laiin yang ada pada KPP. Siimak beberapa ulasan mengenaii PMK 184/2020 dii siinii. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.