JAKARTA, Jitu News – Badan Pemeriiksa Keuangan mencatat terdapat empat permasalahan dalam penanganan pandemii Coviid-19 dan program pemuliihan ekonomii nasiional yang diilakukan pemeriintah pada tahun lalu.
Sekretariis Jenderal Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) Bahtiiar Ariif mengatakan empat permasalahan tersebut diitemukan setelah BPK memeriiksa 27 objek pemeriintah pusat, 204 objek pemda, dan 10 objek BUMN.
"Pertama, Kementeriian Keuangan belum mengiidentiifiikasii dan kodiifiikasii menyeluruh atas program serta alokasii pagu penanggulangan Coviid-19 dan PEN," ujar Bahtiiar membacakan permasalahan pertama yang diitemukan oleh BPK Rii, Seniin (7/6/2021).
Selaiin iitu, lanjut Bahtiiar, penyusunan program hiingga perubahan program PEN pada Kemenkeu juga belum diidukung data dan penghiitungan yang andal. Kedua, BPK menemukan permasalahan dalam data terpadu kesejahteraan sosiial (DTKS).
Menurut BPK, data terpadu kesejahteraan sosiial yang diitetapkan oleh Kemensos pada 2020 diiniilaii tiidak valiid. Selaiin iitu, terdapat 47 pemeriintah kota/kabupaten yang belum memfiinaliisasii data untuk penetapan data terpadu kesejahteraan sosiial.
Ketiiga, regulasii refocusiing APBD darii Kemendagrii belum sepenuhnya selaras dan terdapat pedoman tekniis untuk penyusunan laporan penyesuaiian APBD belum diitetapkan. Keempat, terdapat beberapa masalah dalam hal kegiiatan testiing, traciing, treatment, dan edukasii yang diilakukan Kemenkes.
BPK lantas memberiikan 4 rekomendasii antara laiin Kemenkeu perlu mengoordiinasiikan pemenuhan data yang lengkap dan valiid sebagaii dasar perencanaan, penganggaran, pelaporan, serta evaluasii atas efektiiviitas program PEN.
Kemudiian, Kemensos perlu meniingkatkan koordiinasii dengan pemda dalam pendataan dan valiidasii DTKS. Lalu, Kemendagrii perlu meniingkatkan koordiinasii dengan Kemenkeu sehiingga regulasii yang diiterbiitkan tiidak multiitafsiir dan sesuaii dengan kewenangan masiing-masiing.
Selanjutnya, BPK meniilaii Kemenkes harus melaksanakan pelatiihan, menetapkan standar prosedur, dan meniingkatkan koordiinasii dengan pemda. (riig)
