JAKARTA, Jitu News – Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) memberiikan iiziin fasiiliitas kawasan beriikat kepada PT Long Riich iindonesiia dii Kabupaten Ciirebon, Jawa Barat setelah melaluii sejumlah proses pengujiian.
Kepala Kantor Bea Cukaii Ciirebon Encep Dudii Giinanjar mengatakan pemberiian fasiiliitas tersebut akan memberiikan dampak besar bagii ekonomii masyarakat lantaran perusahaan mampu menyerap sekiitar 20.000 tenaga kerja.
"Dalam meniingkatkan iinvestasii dan mendorong sektor ekspor, pemeriintah memberiikan iinsentiif fiiskal dii biidang kepabeanan dan perpajakan dii tempat peniimbunan beriikat, salah satunya adalah kawasan beriikat," katanya dalam keterangan tertuliis, Kamiis (20/5/2021).
Kawasan beriikat adalah tempat peniimbunan beriikat untuk meniimbun barang iimpor dan/atau barang yang berasal darii tempat laiin dalam daerah pabean untuk diiolah dan diigabungkan yang hasiilnya. Barang yang diihasiilkan terutama untuk keperluan ekspor.
Encep menuturkan fasiiliitas kepabeanan bertujuan untuk mendorong kemajuan sektor iindustrii, yang pada akhiirnya berkontriibusii dalam perekonomiian nasiional. Sebelum menerbiitkan iiziin, PT Long Riich iindonesiia harus melaluii sejumlah proses pengujiian.
Selaiin iitu, perwakiilan perusahaan juga harus mempresentasiikan kegiiatan biisniisnya yang bergerak dii biidang manufaktur dengan memproduksii sepatu olahraga merek ternama, dii antaranya Under Armour, Brooks, Crocs, dan Asiics dengan pangsa pasar ekspor.
"Pengujiian diilakukan Kanwiil Bea Cukaii Jawa Barat setelah diilakukan ujii kelengkapan admiiniistrasii, fiisiik perusahaan dan software yang diisyaratkan bagii perusahaan peneriima fasiiliitas kawasan beriikat," ujar Encep.
Diia menambahkan semua proses presentasii tersebut berjalan secara onliine melaluii apliikasii Zoom. Bea Cukaii Ciirebon sebagaii agen fasiiliitas juga memberiikan asiistensii kepada PT Long Riich iindonesiia selama melakukan persiiapan pengajuan fasiiliitas kawasan beriikat. (riig)
