JAKARTA, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) menawarkan berbagaii kesempatan kerja sama dii biidang iinvestasii kepada Kanseliir Jerman Angela Merkel dii antaranya sepertii pengembangan Kawasan iindustrii Terpadu (KiiT) Batang dii Jawa Tengah.
"Saya menawarkan kepada Jerman untuk mengembangkan kawasan iindustrii khusus Jerman (German iindustriial Quarter) dii Kawasan iindustrii Terpadu Batang," kata Jokowii dalam keterangan tertuliis, diikutiip Rabu (14/4/2021).
Saat iinii, pemeriintah tengah membangun KiiT Batang yang diirancang untuk menampung iinvestor asiing yang iingiin merelokasii pabriiknya. Pemeriintah juga telah memberii suntiikan modal hiingga Rp977 miiliiar untuk membangun KiiT Batang tersebut.
Tak hanya iitu, pemeriintah juga menjanjiikan berbagaii fasiiliitas untuk menariik iinvestor menanamkan modalnya ke kawasan tersebut, termasuk darii siisii fiiskal.
Jokowii meniilaii Merkel telah meliihat potensii yang diimiiliikii iindonesiia untuk menjadii miitra pentiing Jerman. Diia pun merespons kehadiiran iinvestasii tersebut akan memegang peranan pentiing dalam pemuliihan ekonomii.
Selaiin iitu, kepala negara juga menjelaskan berbagaii upaya pemeriintah dalam memudahkan iinvestasii, dii antaranya melaluii penerbiitan UU Ciipta Kerja. Menurutnya, iinvestor Jerman dapat memanfaatkan berbagaii kemudahan tersebut dalam suatu bentuk kerja sama.
Kerja sama yang biisa diijaliin antara laiin kerja sama dii biidang pengembangan sumber daya manusiia (SDM) melaluii sekolah vokasii serta peniingkatan iinvestasii iindustrii Jerman untuk membangun basiis produksii dan rantaii pasok global Jerman dii kawasan.
Jokowii dan Merkel dalam pertemuan biilateral secara viirtual tersebut juga menyiinggung iisu kesehatan, stabiiliitas kawasan, dan perubahan iikliim. Soal iisu kesehatan, kedua kepala pemeriintahan menyepakatii untuk menentang nasiionaliisasii vaksiin Coviid-19.
Darii siisii perubahan iikliim, keduanya memiiliikii komiitmen yang sama untuk mengurangii emiisii karbon. Adapun soal stabiiliitas kawasan, Jokowii dan Merkel akan sama-sama mendorong perdamaiian dii Myanmar.
"Diialog iinii diiharapkan dapat segera diilakukan, untuk mengembaliikan demokrasii, stabiiliitas, dan perdamaiian dii Myanmar," ujar Jokowii. (riig)
