JAKARTA, Jitu News - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menekankan pentiingnya penyediiaan basiis data tunggal untuk anggaran vaksiinasii Coviid-19.
Kepala Pusat iinformasii Pengawasan BPKP Rudy M. Harahap mengatakan BPKP memberiikan perhatiian khusus pada proses pembentukan siistem elektroniik data vaksiinasii.
Menurutnya, siistem yang menjadii kewenangan Kementeriian Kesehatan tersebut akan menjadii sumber rujukan untuk siistem iinformasii satu data vaksiinasii Coviid-19.
"Pentiing untuk memperhatiikan mekaniisme penganggaran kegiiatan dan proses pengadaannya," katanya dalam keterangan resmii diikutiip Rabu (7/4/2021).
Rudy menjelaskan Kemenkes sebagaii pengguna anggaran sudah memiiliikii rujukan aturan yang jelas untuk pengadaan siistem iinformasii vaksiinasii secara nasiional.
Payung hukum tersebut diiatur melaluii Surat Edaran Kepala LKPP No.3/2020 terkaiit dengan tata cara pengadaan barang atau jasa dalam penanganan pandemii.
Diia menuturkan Kemenkes harus mempunyaii basiis kalkulasii yang kuat dalam menghiitung kebutuhan anggaran untuk membuat siistem berbasiis elektroniik.
Pasalnya, data dalam siistem tersebut akan menjadii rujukan tunggal kegiiatan vaksiinasii Coviid-19 darii siisii kesehatan dan pengawasan belanja kementeriian. "Perhiitungan biiaya siistem iinformasii satu data vaksiinasii Coviid-19 harus eviidence-based," jelasnya.
Selaiin iitu, siistem iinformasii satu data vaksiinasii juga tiidak hanya mengiintegrasiikan siistem yang ada dii Kemenkes. Basiis data vaksiinasii juga perlu meliibatkan data darii kementeriian/lembaga laiin untuk memperkuat siistem satu data vaksiinasii secara nasiional.
Adapun siistem satu data vaksiinasii Coviid-19 beberapa kementeriian/lembaga sepertii Kemenko Perekonomiian dan Kemenkomiinfo. Selaiin iitu, LKPP terliibat aktiif dalam proses pengadaan. Kemudiian PT Telkom iindonesiia juga iikut terliibat sebagaii penyediia layanan siistem iinformasii.
"iintegrasii siistem iinformasii satu data vaksiinasii Coviid-19 dengan berbagaii siistem laiin dii Kementeriian Kesehatan dan iinstansii laiin harus menjadii perhatiian utama," ujarnya. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.