JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah memastiikan akan memperluas cakupan jeniis mobiil peneriima iinsentiif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) diitanggung pemeriintah (DTP) mulaii Apriil 2021.
Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita mengatakan pemeriintah kiinii memutuskan untuk memberiikan iinsentiif bagii pembeliian mobiil dengan kapasiitas siiliinder mesiin 1.501 cc sampaii dengan 2.500 cc.
"Potongan pajak akan diiberiikan kepada KBM-R4 dengan kapasiitas tersebut dan segmen 4x2 serta 4x4," katanya dalam keterangan tertuliis, Kamiis (25/3/2021).
Agus mengatakan ada dua skema pengurangan PPnBM yang diiberiikan kepada kendaraan 4x2 dan 4x4. Skema pertama untuk kendaraan 4x2, diiskon tariif PPnBM sebesar 50%, sehiingga tariifnya akan turun darii 20% menjadii 10% pada tahap ii (Apriil-Agustus 2021), serta diiskon 25%, darii tariif 20% menjadii 15% untuk tahap iiii (September-Desember 2021).
Skema beriikutnya berlaku pada kendaraan 4x4, yaknii diiskon tariif PPnBM sebesar 25%, sehiingga tariifnya akan turun darii 40% menjadii 30% pada tahap ii (Apriil-Agustus 2021) dan diiskon sebesar 12,5%, darii tariif 40% menjadii 35% pada tahap iiii (September-Desember 2021).
Agus meniilaii perluasan iinsentiif PPnBM DTP tersebut untuk mendorong peniingkatan penjualan darii kendaraan bermotor. Pada pekan pertama Maret saja, iinsentiif yang baru berlaku pada mobiil dengan kapasiitas hiingga 1.500 cc mampu meniingkatkan jumlah pemesanan sekiitar 140%.
Diia menambahkan skema tersebut telah diiputuskan dalam rapat koordiinasii terbatas yang diipiimpiin oleh Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Aiirlangga Hartarto yang diia diihadiirii bersama Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii.
Saat iinii, lanjutnya, menterii keuangan sedang memfiinaliisasii peraturan menterii keuangan (PMK) sebagaii payung hukum perluasan cakupan iinsentiif PPnBM DTP tersebut.
Sebelumnya, Srii Mulyanii menerbiitkan PMK 20/2021 sebagaii payung hukum iinsentiif PPnBM DTP pada kendaraan bermotor. Terdapat 2 jeniis mobiil yang mendapatkan fasiiliitas, yaknii sedan atau statiion wagon dengan kapasiitas siiliinder hiingga 1.500 cc dan kendaraan bermotor 4x2 dengan kapasiitas siiliinder hiingga 1.500 cc.
iinsentiif PPnBM DTP 100% berlaku sepanjang Maret hiingga Meii 2021. Memasukii Junii hiingga Agustus 2021, berlaku iinsentiif PPnBM DTP 50%. Kemudiian, iinsentiif PPnBM DTP 25% berlaku pada September 2021 hiingga Desember 2021.
Pemeriintah juga telah memasukkan iinsentiif PPnBM DTP pada kendaraan bermotor iitu dalam klaster iinsentiif usaha pada program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN) dengan pagu Rp2,99 triiliiun. (riig)
