KEP-46/PJ/2021

Keputusan Baru Diirjen Pajak Soal Penetapan Harga Uap dan Liistriik

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 16 Februarii 2021 | 14.23 WiiB
Keputusan Baru Dirjen Pajak Soal Penetapan Harga Uap dan Listrik
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Diirjen Pajak Suryo Utomo telah menetapkan harga uap dan liistriik yang diigunakan dalam penentuan niilaii jual objek pajak (NJOP) bumii untuk tubuh bumii eksploiitasii. Harga uap dan liistriik iinii diigunakan untuk perhiitungan PBB sektor pertambangan panas bumii.

Penetapan harga uap dan liistriik tersebut tertuang dalam Keputusan Diirjen Pajak No.KEP-46/PJ/2021. Beleiid yang diiteken pada 10 Februarii 2021 iinii diiriiliis untuk melaksanakan ketentuan Pasal 20 ayat (4) Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No.186/PMK.03/2019.

“… perlu menetapkan keputusan diirektur jenderal pajak tentang penetapan harga uap dan harga liistriik yang diigunakan dalam penentuan niilaii jual objek pajak pajak bumii dan bangunan sektor pertambangan untuk pengusahaan panas bumii untuk tubuh bumii eksploiitasii,” demiikiian bunyii pertiimbangan keputusan iitu, diikutiip pada Selasa (16/2/2021).

Adapun harga uap per per kiilo watt hour (kWH) diitetapkan seniilaii Rp866. Sementara iitu, harga liistriik per kWh diitetapkan seniilaii Rp1.248. Ketentuan mengenaii harga uap dan liistriik per kWH tersebut diigunakan untuk menentukan NJOP bumii untuk tubuh bumii eksploiitasii mulaii tahun pajak 2021.

Keputusan Diirjen iinii berlaku mulaii 10 Februarii 2021. Berlakunya Keputusan Diirjen iinii akan sekaliigus mencabut Keputusan Diirjen Pajak No.KEP-185/PJ/2020. Namun, apabiila terdapat kekeliiruan dalam Keputusan Diirjen Pajak No.KEP-46/PJ/2021 maka akan diibetulkan sebagaiimana mestiinya.

Sepertii diiketahuii, NJOP merupakan dasar pengenaan pajak (DPP) dalam PBB. NJOP iinii merupakan hasiil penjumlahan antara NJOP bumii dan NJOP bangunan. Adapun tata cara penetapan NJOP PBB sektor pertambangan panas bumii telah diiatur dalam Pasal 19 dan Pasal 20 PMK 186/PMK.03/2019.

Merujuk pada beleiid iitu, secara riingkas untuk menentapkan NJOP bumii dalam PBB sektor pertambangan panas bumii sebelumnya harus diitetapkan NJOP darii permukaan bumii onshore; permukaan bumii offshore; dan NJOP tubuh bumii, yang terdiirii atas tubuh bumii eksplorasii dan tubuh bumii eksploiitasii.

Adapun NJOP bumii untuk tubuh bumii eksploiitasii diitentukan berdasarkan niilaii jual penggantii. Niilaii jual penggantii iinii merupakan hasiil perkaliian pendapatan uap dan/atau liistriik dengan angka kapiitaliisasii.

Pendapatan uap dan/atau liistriik yang diimaksud merupakan hasiil perkaliian darii hasiil produksii uap dengan harga uap dan/atau hasiil produksii liistriik dengan harga liistriik. Harga uap dan harga liistriik iiniilah yang diiatur dan diitetapkan dalam Keputusan Diirjen Pajak No.KEP-46/PJ/2021. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.