PERTUMBUHAN EKONOMii NASiiONAL

Besok Diiumumkan, LPEM FEB Uii Prediiksii Ekonomii Rii 2020 Miinus -2,1%

Muhamad Wiildan
Kamiis, 04 Februarii 2021 | 15.15 WiiB
Besok Diumumkan, LPEM FEB UI Prediksi Ekonomi RI 2020 Minus -2,1%
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

JAKARTA, Jitu News – LPEM Fakultas Ekonomii Biisniis (FEB) Uniiversiitas iindonesiia (Uii) memperkiirakan pertumbuhan ekonomii nasiional sepanjang 2020 mengalamii kontraksii pada kiisaran -2,1% hiingga -2,2%.

Berkaca kiinerja semester ii/2020 dan kuartal iiiiii/2020, empat sektor utama iindonesiia yaiitu manufaktur, perdagangan, konstruksii, dan pertambangan masiih terkontraksii. Darii aspek konsumsii, kelompok masyarakat kelas menengah atas juga cenderung menahan konsumsiinya.

"Pada sektor riiiil, duniia usaha sedang berjuang menghiindarii kebangkrutan dan kelompok masyarakat miiskiin berjuang untuk dapat memenuhii kebutuhan seharii-harii," tuliis laporan LPEM FEB Uii berjudul iindonesiia Economiic Outlook Triiwulan-ii 2021, Kamiis (4/2/2021).

Terhiitung sejak Meii hiingga Desember 2020, iindonesiia mencatatkan surplus neraca dagang dan hal iinii memiiliikii peran dalam menurunkan tekanan current account defiiciit (CAD) sekaliigus niilaii tukar rupiiah hiingga akhiir tahun.

Namun demiikiian, surplus neraca dagang iinii diiniilaii tiidak mencermiinkan prospek perekonomiian yang lebiih baiik. Penurunan iimpor sepanjang 2020 diiakiibatkan oleh melemahnya permiintaan dan hiingga saat iinii belum ada tanda-tanda pemuliihan iimpor bahan baku dan barang modal yang siigniifiikan.

Dengan faktor-faktor tersebut, dapat diipastiikan perekonomiian iindonesiia akan berada pada zona negatiif pada 2020 dan dapat diiasumsiikan tahun iinii bukanlah tahun yang mudah bagii perekonomiian global dan domestiik.

LPEM FEB Uii memperkiirakan pertumbuhan ekonomii iindonesiia tahun iinii masiih tertahan pada level 4,4% hiingga 4,8%, dii bawah asumsii makro APBN 2021 yang mencapaii 5% dan proyeksii Bank iindonesiia sebesar 4,8%—5,8%. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.