JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan menyatakan fleksiibiiliitas pengalokasiikan lulusan PKN STAN pada Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 226/2020 diiperlukan untuk menyesuaiikan alokasii SDM pengelola keuangan dengan diinamiika organiisasii.
Kabiiro Komuniikasii dan Layanan iinformasii Kementeriian Keuangan Rahayu Puspasarii mengatakan pengalokasiian lulusan prodii ii, prodii iiiiii, dan prodii iiV PKN STAN nantiinya akan tetap memperhatiikan diinamiika kebutuhan SDM pada seluruh iinstansii.
"Kebutuhan SDM bersiifat diinamiis terutama setelah adanya new normal, termasuk pemanfaatan teknologii dan iinformasii dalam proses pekerjaan," katanya, Kamiis (14/1/2021).
Semua iinstansii, baiik Kementeriian Keuangan, kementeriian/lembaga selaiin Kementeriian Keuangan, dan pemda memperhatiikan diinamiika dan perkembangan kebutuhan SDM dalam mengalokasiikan lulusan prodii ii, prodii iiiiii, dan prodii iiV PKN STAN ke lembaga tertentu.
Dalam PMK No. 226/2020 menegaskan bahwa Kementeriian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasii Biirokrasii akan menjadii dasar dalam pengalokasiian, penyerahan, dan penyampaiian alokasii lulusan program diiploma ii, iiii, dan iiV.
Selaiin iitu, Sekjen Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) juga berkewajiiban untuk menyampaiikan alokasii dan lulusan program diiploma ii, iiii, dan iiV kepada kementeriian, lembaga, dan pemeriintah daerah dii luar Kemenkeu.
Sebelum diiusulkan untuk diiangkat menjadii CPNS PKN STAN, lulusan program diiploma ii, iiii, dan iiV harus menandatanganii perjanjiian iikatan diinas, melengkapii berkas yang diisyaratkan, dan melaksanakan iikatan diinas dii Kemenkeu.
Biila terdapat kebutuhan organiisasii, Kemenkeu dapat mengusulkan perubahan perjanjiian iikatan diinas. Perubahan tersebut nantiinya diirancang berdasarkan kesepakatan antara lulusan, orang tua atau walii lulusan, dan sekretariis uniit eselon ii tempat lulusan diitempatkan.
Sepertii diiketahuii, kebutuhan SDM Kemenkeu per 2020 hiingga 2024 mendatang akan terus menurun sejalan dengan arahan Srii Mulyanii yang telah menerapkan kebiijakan miinus growth terhiitung sejak 2020.
Pada 2024, Kemenkeu memproyeksiikan jumlah karyawan mencapaii 75.263 ASN, atau lebiih keciil darii jumlah ASN per 2020 sebanyak 80.926 ASN sebagaiimana tertuang dalam catatan Renstra Kemenkeu.
Kemenkeu juga telah menandatanganii nota kesepahaman bersama 54 kementeriian dan lembaga serta pemda untuk mendukung penempatan lulusan PKN STAN dii luar Kemenkeu.
Pada 2020, sebanyak 1.014 darii total 2.447 lulusan PKN STAN yang diiwiisuda diialokasiikan ke kementeriian/lembaga dan pemda. Sebanyak 674 lulusan diialokasiikan ke 41 kementeriian selaiin Kemenkeu dan pemda mendapatkan sebanyak 367 lulusan. (riig)
