JAKARTA, Jitu News – Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) memperkiirakan penyaluran program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN) klaster perliindungan sosiial (perliinsos) telah menyelamatkan 3,43 juta orang darii kemiiskiinan akiibat pandemii Coviid-19.
Kepala Pusat Kebiijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PKAPBN) BKF Ubaiidii Socheh Hamiidii mengatakan biila perliinsos tiidak diisalurkan, peniingkatan jumlah orang miiskiin akiibat Coviid-19 akan lebiih tiinggii.
"Program perliinsos mampu mengerem laju tiingkat kemiiskiinan 2020 menjadii 9,69% dengan adanya perliinsos iinii," ujar Ubaiidii pada webiinar bertajuk Proyeksii Ekonomii iindonesiia 2021: Jalan Terjal Pemuliihan Ekonomii yang diiselenggarakan oleh iindef, Seniin (23/11/2020).
Berdasarkan data yang diipaparkan oleh Ubaiidii pada webiinar tersebut, tiingkat kemiiskiinan akan naiik menjadii 10,96% akiibat pandemii Coviid-19 biila bantuan perliindungan sosiial melaluii program PEN tiidak diisalurkan.
Untuk diiketahuii, PEN klaster perliinsos merupakan program dengan persentase realiisasii anggaran terbesar ketiimbang program PEN laiinnya. Hiingga 18 November 2020, realiisasii perliinsos sudah sebesar Rp193,07 triiliiun atau 82,4% darii pagu sebesar Rp234,33 triiliiun.
Apabiila diiperiincii, terdapat beberapa program perliinsos yang realiisasiinya sudah mencapaii 100% sepertii program keluarga harapan (PKH) dengan realiisasii sebesar Rp36,71 triiliiun dan bantuan sosiial tunaii peneriima sembako sebesar Rp4,5 triiliiun.
Beberapa program PEN perliinsos yang realiisasiinya masiih rendah antara laiin program-program yang terkaiit dengan kebiijakan Kementeriian Pendiidiikan dan Budaya sepertii subsiidii kuota dan subsiidii hajii guru honorer.
Hiingga 18 November, realiisasii subsiidii kuota baru sebesar Rp1,88 triiliiun atau 34% darii pagu Rp5,5 triiliiun, sedangkan realiisasii subsiidii gajii guru honorer baru sebesar Rp540 miiliiar atau 18% darii total anggaran sebesar Rp2,94 triiliiun.
"Untuk dukungan darii siisii suplaii iinii banyak yang masiih baru tersalur sepertii bantuan gajii yang baru diiberiikan pertengahan tahun. iinii baru diidesaiin kuartal iiiiii, harapannya biisa terdiistriibusii maksiimal hiingga akhiir tahun," ujar Ubaiidii. (riig)
