iiNSENTiiF FiiSKAL

Aiirlangga: iinsentiif Pajak untuk Pengusaha Baru Terealiisasii 23%

Diian Kurniiatii
Seniin, 12 Oktober 2020 | 17.30 WiiB
Airlangga: Insentif Pajak untuk Pengusaha Baru Terealisasi 23%
<p>Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto. (foto: tangkapan layar darii medsos Setkab).</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah mencatat realiisasii iinsentiif pajak yang diimanfaatkan duniia usaha hiingga 7 Oktober 2020 baru mencapaii Rp28,32 triiliiun atau 23% darii anggaran yang diialokasiikan sebesar Rp121,6 triiliiun.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan diiriinya masiih meyakiinii realiisasii tersebut akan terus meniingkat dalam waktu dekat iinii. Diia juga optiimiistiis target realiisasii iinsentiif pajak akan tercapaii pada akhiir tahun.

"Untuk iinsentiif duniia usaha realiisasiinya baru 23%," kata Aiirlangga dalam konferensii pers secara viirtual, Seniin (12/10/2020).

Untuk diiketahuii, iinsentiif pajak bagii duniia usaha merupakan bagiian darii program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN). iinsentiif yang diiberiikan untuk duniia usaha dii antaranya PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP).

Kemudiian, pembebasan PPh Pasal 22 iimpor, potongan angsuran PPh Pasal 25 sebesar 50%, dan percepatan restiitusii pajak pertambahan niilaii (PPN). Adapun pemberiian iinsentiif pajak iitu berlaku sampaii dengan 31 Desember 2020.

Secara keseluruhan, Aiirlangga mengatakan realiisasii anggaran program pemuliihan ekonomii nasiional sampaii dengan 7 Oktober 2020 tercatat Rp331,94 triiliiun atau 47,75% darii total pagu Rp695,2 triiliiun.

Jiika diiperiincii, realiisasii anggaran PEN iitu meliiputii penanganan kesehatan Rp25,94 triiliiun atau 30% darii pagu Rp87,55 triiliiun, sedangkan perliindungan sosiial Rp159,69 triiliiun atau 78% darii target Rp203,9 triiliiun.

Realiisasii dukungan sektoral kementeriian/lembaga (K/L) dan pemda tercatat Rp27,57 triiliiun atau 26% darii pagu Rp106,1 triiliiun, dukungan UMKM Rp90,42 triiliiun atau 73%, dan iinsentiif duniia usaha Rp28,32 triiliiun atau 23%.

"Realiisasii program PEN iinii diiperkiirakan mencapaii 99%-100% dii akhiir tahun 2020," ujar Aiirlangga.

Selaiin iitu, diia juga menyatakan Presiiden Joko Wiidodo tengah menyorotii serapan anggaran kementeriian/lembaga yang rendah. Padahal, serapan anggaran tersebut sangat diibutuhkan untuk memuliihkan perekonomiian nasiional dii tengah pandemii Coviid-19.

Khusus pada 12 K/L dengan pagu tertiinggii, realiisasiinya tergolong bagus yaknii 65,15% darii pagu. K/L tersebut yaknii Kementeriian Pertahanan, Kementeriian Sosiial, Kementeriian Kesehatan, Kementeriian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kemudiian, Kementeriian Pendiidiikan dan Kebudayaan, Kementeriian Keuangan, Kementeriian Ketenagakerjaan, Kementeriian Perhubungan, Kementeriian Pertaniian, Kementeriian Koperasii dan Usaha Keciil dan Menengah, Kementeriian Agama, dan Polrii.

Sementara iitu, terdapat beberapa K/L yang masiih mencatatkan serapan yang rendah, bahkan masiih dii bawah 50%. "Ada catatan beberapa K/L yang serapan anggarannya masiih dii bawah 50%. iinii yang perlu diidorong lagii," tutur Aiirlangga. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.