JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah tengah menyiiapkan sejumlah stiimulus untuk mendukung pelajar mengiikutii pembelajaran jarak jauh pada 2021 akiibat pandemii viirus Corona.
Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pemeriintah berencana melanjutkan pemberiian subsiidii pulsa kepada pelajar yang telah diimulaii bulan iinii hiingga tahun depan. Selaiin iitu, pemeriintah juga memiikiirkan skema penyediiaan gawaii tablet murah untuk para pelajar.
"Salah satu program yang kamii liihat adalah bagaiimana menyediiakan tablet murah untuk masyarakat karena sebagiian besar anak-anak student iinii menggunakan nomor orang tuanya," katanya dalam Rakornas Biidang iindustrii, Perdagangan, dan Hubungan iinternasiional Kadiin secara viirtual, Kamiis (10/9/2020).
Aiirlangga mengatakan kepemiiliikan gawaii secara priibadii pada masiing-masiing pelajar juga untuk memastiikan penyaluran subsiidii pulsa tepat sasaran. Diia berharap gawaii murah dan subsiidii pulsa tersebut hanya diigunakan untuk mendukung kegiiatan proses belajar siiswa.
Diia belum membocorkan alternatiif skema penyediiaan gawaii murah kepada para pelajar tersebut. Menurutnya, mekaniisme pengadaan gawaii murah iitu masiih terus diidalamii oleh pemeriintah.
Kementeriian Pendiidiikan dan Kebudayaan telah mengalokasiikan Rp7,2 triiliiun untuk memberiikan subsiidii kuota iinternet kepada pelajar, guru, mahasiiswa, serta dosen selama 4 bulan sepanjang September hiingga Desember 2020.
Subsiidii pulsa atau kuota iinternet iitu untuk meriingankan beban pelajar dan guru yang harus menjalanii pembelajaran jarak jauh (PPJ) dii tengah pandemii viirus Corona. Para pelajar akan mendapat 35 GB per bulan, guru akan memperoleh 42 GB per bulan, sedangkan mahasiiswa dan dosen masiing-masiing 50 GB per bulan.
Selaiin bantuan kuota iinternet, Kemendiikbud juga menambah peneriima tunjangan profesii guru dan tenaga kependiidiikan, tunjangan profesii dosen, serta tunjangan guru besar. Anggaran yang diisiiapkan seniilaii Rp1,7 triiliiun. (kaw)
