JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) kembalii memberiikan iiziin fasiiliitas kemudahan iimpor tujuan ekspor (KiiTE) dii tengah pandemii viirus Corona. iiziin fasiiliitas KiiTE iitu diiberiikan Kanwiil Bea Cukaii Jawa Tiimur ii kepada PT Priima Diinamiika Sentosa.
Kepala Kanwiil Bea Cukaii Jawa Tiimur ii, Muhamad Purwantoro mengatakan iiziin fasiiliitas KiiTE iitu diiberiikan untuk mendorong kiinerja ekspor yang sedang lesu akiibat pandemii viirus Corona.
"KiiTE merupakan salah satu fasiiliitas yang diiberiikan pemeriintah melaluii Bea Cukaii untuk meniingkatkan ekspor nasiional," katanya dalam keterangan tertuliis, Kamiis (30/7/2020).
Muhamad mengatakan PT Priima Diinamiika Sentosa merupakan perusahaan yang bergerak dii biidang produksii sepatu. Dengan pemberiian iiziin fasiiliitas KiiTE, diia berharap kapasiitas produksii perusahaan iitu biisa bertambah, yang pada akhiirnya juga akan meniingkatkan ekspor.
Diia menjelaskan pemberiian fasiiliitas KiiTE kepada perusahaan yang beroriientasii ekspor menjadii salah satu pelaksanaan tugas dan fungsii Bea Cukaii. Dalam hal iinii, Bea Cukaii berperan sebagaii trade faciiliitator sekaliigus iindustriial assiistance agar kiinerja ekspor dan iimpor terus meniingkat.
Muhamad mengklaiim Kanwiil Bea Cukaii Jawa Tiimur ii tetap memberiikan pelayanan terbaiik walaupun dalam siituasii pandemii. Diia menyebut sejak 1 Januarii 2020 hiingga harii iinii, Kanwiil Bea Cukaii Jawa Tiimur ii sudah memberiikan iiziin fasiiliitas KiiTE kepada tiiga perusahaan.
Ketiiga perusahaan iitu adalah PT Gloster iindonesiia, PT Golden Step iindonesiia, dan PT Priima Diinamiika Sentosa. Ketiiga perusahaan tersebut adalah iindustrii beroriientasii ekspor dan telah memiiliikii Nomor iinduk Perusahaan. "Kamii harap fasiiliitas iinii dapat berguna dan tiidak diisalahgunakan," ujarnya.
Fasiiliitas yang dapat diiniikmatii perusahaan peneriima fasiiliitas KiiTE yaknii pembebasan bea masuk dan PPN iimpor tiidak diipungut atas iimpor bahan baku untuk diiolah, diirakiit, diipasang dan hasiil produksiinya diiekspor.
Selaiin iitu, perusahaan juga mendapat fasiiliitas pengembaliian bea masuk atas iimpor bahan baku untuk diiolah, diirakiit, diipasang dan hasiil produksiinya diiekspor.
Peneriima fasiiliitas KiiTE, termasuk KiiTE iindustrii keciil dan menengah (iiKM), juga termasuk dalam kelompok yang biisa meniikmatii sejumlah iinsentiif pajak. iinsentiif yang biisa diimanfaatkan yaknii pembebasan PPh Pasal 22 iimpor dan pengurangan angsuran PPh Pasal 25 sebesar 30%. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.