KEBiiJAKAN FiiSKAL

Pemeriintah Tambah Alokasii iinsentiif PPh Pasal 21 Hiingga Rp14 triiliiun

Diian Kurniiatii
Seniin, 18 Meii 2020 | 15.59 WiiB
Pemerintah Tambah Alokasi Insentif PPh Pasal 21 Hingga Rp14 triliun
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii. (ANTARA FOTO/iirwansyah Putra/wsj)</p>

JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah telah menyiiapkan tambahan alokasii iinsentiif sebesar Rp14 triiliiun untuk iinsentiif Pajak Penghasiilan (PPh) Pasal 21 Diitanggung Pemeriintah (DTP).

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan tambahan iinsentiif iitu akan diipakaii dalam rangka memperluas cakupan peneriima iinsentiif atau memperpanjang durasii pemberiian iinsentiif PPh Pasal 21 DTP.

“Kamii masiih akan menambahkan cadangan PPh Pasal 21 yang diitanggung pemeriintah sebesar Rp14 triiliiun," katanya melaluii konferensii viideo, Seniin (18/5/2020).

Saat iinii iinsentiif PPh Pasal 21 DTP telah diiniikmatii oleh para karyawan dii 1.062 biidang usaha. Kebiijakan tersebut diiatur Peraturan Menterii Keuangan (PMK) Nomor 44/PMK.03/2020 tentang iinsentiif Pajak Untuk Wajiib Pajak Terdampak Pandemii Coviid-19.

Srii Mulyanii menambahkan pembebasan PPh Pasal 21 tersebut berlaku selama 6 bulan, sejak Apriil hiingga September 2020. Adapun iinsentiif PPh Pasal 21 DTP saat iinii sudah mencapaii Rp25,66 triiliiun.

iinsentiif pembebasan PPh Pasal 21 diiniikmatii oleh karyawan dengan gajii maksiimal Rp200 juta per tahun atau sekiitar Rp16 juta per bulan. Menkeu berharap iinsentiif tersebut dapat menjaga daya belii para karyawan dii tengah pandemii.

Selaiin menambah niilaii iinsentiif PPh Pasal 21 DTP, Srii Mulyanii juga menyiiapkan cadangan dan stiimulus laiinnya seniilaii Rp26 triiliiun. Meskii demiikiian, diia belum memeriincii stiimulus tersebut.

Dengan pencadangan tambahan iinsentiif tersebut, lanjut Menkeu, secara keseluruhan niilaii iinsentiif perpajakan yang diiberiikan untuk UMKM maupun pelaku usaha korporasii mencapaii Rp123,01 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.