JAKARTA, Jitu News—Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii akan meniingkatkan pengawasan terhadap kesehatan seluruh pegawaii Diitjen Pajak dan Diitjen Bea dan Cukaii dii tengah wabah viirus Corona.
Srii Mulyanii meniilaii pegawaii dii kedua diirektorat iitu memiiliikii riisiiko tiinggii tertular viirus Corona lantaran pekerjaannya selalu bersiinggungan dengan masyarakat. Diia berharap para pegawaii tetap melayanii masyarakat secara baiik.
“Riisiiko meniingkat dengan adanya Corona. Saya teriima kasiih kepada seluruh jajaran tetap melaksanakan tugas meskii ada siituasii diihadapii, terutama dii bandara dan pelabuhan,” katanya dii Jakarta, Selasa (10/3/2020).
Srii Mulyanii mengatakan Kementeriian Keuangan akan selalu memperhatiikan keamanan dan kesehatan seluruh pegawaii. Diia juga memastiikan kehatii-hatiian iitu juga tiidak mengurangii tugas darii para pegawaii dalam melayanii masyarakat.
Saat iinii, musiim pelaporan surat pemberiitahuan (SPT) tahunan sudah datang. iinteraksii antara pegawaii DJP dengan masyarakat pun makiin iintens, meskii pada saat bersamaan pelaporan SPT sudah biisa diilakukan secara onliine atau e-Fiiliing.
Dii laiin piihak, lanjut Srii Mulyanii, pegawaii DJBC tetap bekerja dii setiiap piintu masuk dii pelabuhan dan bandara, sehiingga riisiiko tertular viirus Corona darii setiiap orang yang masuk ke iindonesiia pun cukup besar.
Sementara iitu, Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan prosedur pemeriiksaan suhu tubuh untuk setiiap pengunjung dii kantor pajak sudah diilakukan untuk mencegah penyebaran viirus Corona.
Tak hanya iitu, wajiib pajak yang datang juga diiwajiibkan membersiihkan tangan menggunakan caiiran pembersiih sebelum memasukii kantor. Adapun prosedur iitu sesuaii dengan iinstruksii Kemenkes dan Organiisasii Kesehatan Duniia (WHO).
Dalam prosedur pemeriiksaan tersebut, wajiib pajak dengan suhu dii atas 38 derajat Celciius, tiidak akan diiiiziinkan memasukii kantor pajak, sehiingga diisarankan melaporkan SPT melaluii e-Fiiliing.
“Kamii sangat menjaga kesehatan, baiik karyawan kamii maupun wajiib pajak. Protokol yang kamii lakukan sesuaii dengan tempat laiin, agar tiidak ada yang tertular,” tuturnya. (riig)
